Jakarta -
Pendaftaran Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 telah resmi dibuka. Para calon mahasiswa perlu segera menyiapkan data yang menjadi persyaratan. Beberapa di antaranya adalah memastikan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) sudah valid agar proses registrasi akun berjalan lancar.
Berdasarkan informasi dari laman resmi Kemendikdasmen, NISN merupakan kode pengenal identitas siswa yang unik dan menjadi pembeda antara satu siswa dengan siswa lainnya di seluruh Indonesia hingga Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN). Kode ini bersifat standar dan berlaku sepanjang masa bagi setiap peserta didik.
Sementara itu, NPSN adalah nomor identifikasi untuk satuan pendidikan yang berfungsi dalam sistem pendataan nasional. Nomor ini terdiri dari delapan digit angka yang merujuk pada identitas sekolah tempat siswa belajar. Jika siswa belum mengetahui atau lupa dengan kedua nomor tersebut, pengecekan dapat dilakukan secara daring melalui portal resmi yang telah disediakan pemerintah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah-langkah Cek NISN Siswa
Proses pengecekan NISN sangat penting untuk memastikan bahwa data identitas sudah sinkron dengan pangkalan data pusat. Berikut adalah langkah-langkahnya:
- Akses laman resmi di https://nisn.data.kemdikbud.go.id/.
- Pilih menu "Pencarian Nama" yang terletak di pojok kanan halaman.
- Masukkan data diri secara lengkap meliputi Nama Siswa, Tempat Lahir, Tanggal Lahir, dan Nama Ibu Kandung.
- Masukkan kode captcha yang muncul pada layar untuk verifikasi keamanan.
- Klik tombol "Cari Data".
- Sistem akan menampilkan informasi NISN siswa secara otomatis jika data ditemukan.
Cara Verifikasi dan Validasi NISN
Bagi siswa yang ingin memastikan validitas data sebelum mendaftar SNPMB, proses verifikasi dan validasi (verval) sangat disarankan.Berikut tahapan yang perlu dilakukan:
- Kunjungi situs https://pd.data.kemdikbud.go.id/verval-lulusan/.
- Masukkan NIK yang sesuai dengan data pada KTP atau Kartu Keluarga.
- Lengkapi formulir yang berisi nama, tempat lahir, tanggal lahir, jenis kelamin, nama ibu kandung, serta alamat email aktif.
- Pada kolom pilihan, tentukan tahun ajaran lulus, sekolah lulusan jenjang SMA/sederajat, serta peminatan Anda.
- Unggah dokumen ijazah SMA/sederajat sebagai bukti otentik.
- Masukkan juga data kelulusan jenjang SMP/sederajat beserta unggahan ijazahnya.
- Klik tombol "Ajukan" untuk memproses validasi data.
Langkah-langkah Cek NPSN Sekolah
Selain data pribadi, siswa juga membutuhkan nomor identitas sekolah untuk registrasi akun. Menurut panduan Dapodik, cara mencari NPSN adalah sebagai berikut:
- Buka laman resmi https://dapo.dikdasmen.go.id/.
- Klik menu "Data Pokok" lalu pilih opsi "Data Sekolah".
- Gunakan kolom pencarian untuk mengetikkan nama provinsi atau cari secara manual melalui tabel.
- Klik pada nama provinsi, lalu pilih kabupaten/kota dan kecamatan tempat sekolah berada.
- Setelah daftar sekolah muncul, cari nama sekolah dan lihat kolom NPSN yang berada di sisi kanan.
Cara Registrasi Akun SNPMB 2026
Setelah memastikan NISN dan NPSN valid, siswa dapat melanjutkan ke tahap pembuatan akun di Portal SNPMB. Berikut ini adalah alur registrasinya:
- Masuk ke portal resmi di https://portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/.
- Pilih opsi "Daftar" pada bagian siswa.
- Masukkan kombinasi NISN, NPSN, dan tanggal lahir secara benar.
- Klik "Selanjutnya" lalu masukkan alamat email aktif beserta kata sandi yang diinginkan.
- Tekan tombol "Submit" hingga muncul notifikasi mengenai aktivasi akun.
- Periksa kotak masuk atau folder spam pada email yang didaftarkan.
- Klik tautan "Verifikasi Email" untuk mengaktifkan akun.
- Login kembali ke Portal SNPMB menggunakan akun yang sudah diaktivasi.
Pastikan seluruh data yang masukkan sudah sesuai dengan dokumen resmi untuk menghindari kendala di tengah proses seleksi. Dengan melakukan validasi lebih awal, dapat fokus mempersiapkan diri menghadapi tahapan ujian masuk perguruan tinggi dengan lebih tenang.
(wia/imk)















































