Maling Motor Tewas Diamuk Massa di Jaksel Dikenal Spesialis 'Angka 7'

4 hours ago 5

Jakarta -

Seorang pria yang tidak diketahui identitasnya tewas dikeroyok warga setelah ketahuan mencuri motor di Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Pelaku ternyata sudah dua kali beraksi di tanggal 'spesial' yang ada angka '7'.

"Iya, berarti ada tiga kejadian. Yang dua kali sebelumnya tanggal 17 Maret dan 7 April itu ada terekam CCTV dan tampilannya diduga sama," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko saat dihubungi wartawan, Selasa (21/4/2026).

Terakhir, pelaku melakukan aksinya tersebut pada Jumat (17/4) dini hari. Pelaku sebelumnya ditandai setelah warga kehilangan motor pada 7 April.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan hasil rekaman CCTV di lingkungan, kamera menangkap ciri-ciri pelaku sama persis dengan pada saat kejadian pada 17 Maret dan 7 April.

"Semua di atas jam 00.00 WIB, kejadian riil yang tanggal 17 Maret. Tanggal 17 Maret itu terekam CCTV semua di atas jam 00.00 WIB gitu. Kemudian dengan jaket yang sama kan gitu. Tanggal 7 April itu memakai sweater hitam," jelasnya.

Karena kejadian berulang ini, warga kemudian menempelkan foto pelaku dari hasil tangkapan CCTV di gang-gang. Saat kejadian terakhir pada 17 April itu, pelaku dikenali oleh warga.

"Nah, dari situ, kan dari CCTV, ditempel-lah di gang-gang oleh warga. Makanya dikenali sama warga si pelaku itu," ujarnya.

"Diamankan karena CCTV sebelumnya ditempel di gang-gang, kemudian warga itu mengenali wajah tersebut gitu loh," sambungnya.

Tewas Dikeroyok

Sebelumnya diberitakan, maling motor dikeroyok warga saat beraksi di Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Pria tersebut dikeroyok hingga tewas.

Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Lama AKP Ivo Amelia mengatakan peristiwa itu bermula pada Jumat (17/4) pukul 00.30 WIB. Polisi mendapat laporan masyarakat ada curanmor di Grogol Selatan.

"Piket mendapat laporan dari warga adanya masyarakat tentang pelaku pencurian motor yang diamankan oleh masyarakat setempat. Terus masyarakat menganggap orang tersebut sudah melakukan pencurian motor dalam satu bulan itu dua kali gitu loh anggapan masyarakat," kata Ivo, Senin (20/4).

Ivo menyebut polisi telah mengecek CCTV dan ditemukan ciri-ciri dan wajah pelaku sama antara kejadian sebelumnya dan kemarin. Hal itu memicu amarah warga.

"Jadi mungkin masyarakat geram, terus ya begitu ya, lihat itu diamankan yang diramai-ramai. Pas kita datang, kepolisian datang ke setempat, pelaku sudah babak belur, terus kita langsung bawa karena takutnya pelakunya sudah sekarat kan. Kita langsung polisi langsung bawa ke (RS Polri) Kramat Jati," jelas dia.

Polisi menemukan sejumlah barang bukti yang dibawa pelaku. Namun pelaku tak bisa dimintai keterangan karena tak sadarkan diri, lalu meninggal beberapa jam setelah dirawat.

"Memang si pelaku ditemukan setelah kita geledah ditemukan beberapa barang bukti seperti, apa, kunci T, terus ada kunci-kunci motor, yang kunci-kunci motor beberapa kunci motor gitu," katanya.

"Pelakunya sudah meninggal di Rumah Sakit Kramat Jati, pas kita di situ pas kita bawa ke RS Kramat Jati pas sudah sampai sudah diberi tahu anggota kita dapat informasi kalau pelakunya meninggal gitu," sambung dia.

Lihat juga Video: Viral! Aksi Maling Motor Bersenpi di Tangerang, Berujung Diamuk Massa

(mea/dhn)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |