Lewat STAR Proaksi, Menteri Agus Ingin Program Imipas Makin Dirasakan Warga

2 hours ago 2

Jakarta -

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mencanangkan 15 Program Aksi 2026, yang menjadi acuan kerja jajarannya di tingkat pusat hingga wilayah, dan diawasi aplikasi STAR Proaksi. Menteri Imipas Agus Andrianto menegaskan jajaran harus memastikan kinerja membuahkan hasil dan bermanfaat baik untuk internal hingga masyarakat.

"Jangan merasa berhasil hanya karena dapat melaksanakan sesuatu, seperti surat telah terkirim, laporan telah dibuat," kata Menteri Agus saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kemenimipas Tahun 2026 di Jakarta Pusat, Senin (21/9/2026).

"Yang harus dipastikan adalah apakah hasilnya, apa manfaatnya, dan apakah persoalan yang hendak diselesaikan benar-benar telah dapat diperbaiki," tegas dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

STAR Proaksi adalah kanal sekaligus dasbor pengawasan kerja jajaran, dengan konsep sumber satu data. Menteri Agus menyampaikan STAR Proaksi dirancang mampu memantau, mengukur, dan melaporkan implementasi 15 Program Aksi Kemenimipas.

Menteri Agus meminta seluruh jajarannya untuk menyampaikan data secara jujur, akurat, dan tepat di dalam platform itu. "Kementerian membutuhkan gambaran yang apa adanya agar keputusan yang diambil juga tepat sasaran," ucapnya.

Ia berharap jajarannya menyadari 15 program yang disusun untuk fokus kerja periode 2026 ini, adalah upaya Kementerian menciptakan perubahan positif. Aplikasi STAR Proaksi, sambung Menteri Agus, telah menjangkau 861 satuan kerja per 18 September 2026.

"Program tersebut harus menghasilkan perubahan yang nyata dan dapat dirasakan," ucap Agus.

Menteri Agus kemudian mengingatkan perbedaan makna dari dua istilah, yakni output dan outcome, pada suatu program. "Output merupakan apa yang dikerjakan, sedangkan outcome merupakan perubahan yang dihasilkan," ujar dia.

Program-program tersebut tak hanya menyasar penguatan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) imigrasi dan pemasyarakatan. Tapi juga memuat sejumlah agenda yang manfaatnya diarahkan lebih luas kepada masyarakat.

15 Program Aksi Kemenimipas di antaranya ada kemandirian pangan melalui pertanian, perikanan, dan peternakan di lapas-rutan, pemberdayaan warga binaan melalui dapur sehat untuk mendukung program makan bergizi gratis, pemasaran produk warga binaan melalui koperasi dan UMKM, hingga pemeriksaan kesehatan gratis dan bakti sosial bagi masyarakat sekitar UPT.

Di bidang keimigrasian, program aksi antara lain menyasar digitalisasi pelayanan, penyederhanaan regulasi visa untuk mendukung investasi, serta pencegahan TPPO dan penyelundupan manusia melalui Petugas Imigrasi Pembina Desa.

(aud/haf)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |