Kapolri Nilai Anotasi KUHAP Penting untuk Penerapan Hukum yang Adil 

15 hours ago 1

Jakarta -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi penerbitan buku Anotasi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Jenderal Sigit menilai buku tersebut dapat membantu pemahaman aparat penegak hukum dalam menerapkan KUHAP baru.

"Kami sangat mengapresiasi diterbitkannya Anotasi KUHAP karena bagi kita semua memang ini adalah produk legislasi yang kemudian harus segera dipahami oleh semua," kata Jenderal Sigit usai menghadiri peluncuran buku di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Kapolri mengatakan KUHAP perlu dipahami oleh seluruh pihak, khususnya para penyidik di lingkungan Polri. Jenderal Sigit berharap pemahaman terhadap KUHAP baru semakin baik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sehingga kemudian dengan diterbitkannya buku ini, kita harapkan bahwa pemahaman terhadap KUHAP yang baru betul-betul bisa dipahami khususnya oleh para penyidik atau penegak hukum di institusi Polri," sambungnya.

Kapolri mengatakan Anotasi KUHAP merupakan bagian dari karya besar DPR RI. Nantinya, kata Kapolri, anotasi tersebut akan menjadi pegangan yang akan dilaksanakan bersama oleh seluruh aparat penegak hukum.

"Sehingga kemudian di dalam penerapannya, dalam pelaksanaannya, betul-betul bisa memenuhi rasa keadilan seperti yang diharapkan di dalam KUHAP," ujarnya.

"Dan tentunya ini adalah bagian dari produk besar, karya besar dari DPR RI, dan tentunya kita semua akan melaksanakan dengan sebaik-baiknya," sambungnya.

Jenderal Sigit juga menyampaikan buku Anotasi KUHAP akan menjadi salah satu bahan dalam kegiatan sosialisasi kepada aparat penegak hukum. Kapolri mengatakan sosialisasi dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan DPR, Kejaksaan, dan Kementerian Hukum.

"Iya, kebetulan juga ada tim 11 gabungan dari Komisi III, Kejaksaan, DPR, dan kemudian juga dari Kementerian Hukum yang juga secara simultan melaksanakan kegiatan sosialisasi ke seluruh jajaran," imbuh dia.

DPR menggelar peluncuran buku Anotasi KUHAP 2025 pada hari ini. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hingga Jaksa Agung ST Burhanuddin menghadiri acara tersebut.

Acara digelar di gedung Nusantara IV kompleks parlemen, Senayan, Jakarta dan dibuka oleh Wakil Ketua DPR Sari Yuliati. Turut hadir dalam acara tersebut Wamenkum Eddy Hiariej, Ketua KPK Setyo Budiyanto, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, juru bicara Mahkamah Agung (MA) Yanto.

Seusai acara, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menjelaskan alasan diterbitkannya buku Anotasi KUHAP itu.Dia mengatakan buku itu sengaja dibuat oleh Komisi III DPR untuk memberi penjelasan mengenai KUHAP baru.

"Hari ini kami menyampaikan launching buku Anotasi KUHAP. Artinya, catatan terhadap KUHAP. Kenapa? Karena setiap undang-undang itu kan pasti akan diinterpretasikan macam-macam oleh orang," ujar Habiburokhman.

"Kalau ada hal yang kurang jelas, maka publik kan harus mempunyai hak untuk bertanya meminta kejelasan. Nah, ke mana bertanyanya? Yang paling, paling tepat adalah bertanya kepada orang yang membuatnya. Ya, makanya kami bikin ini penjelasan atau anotasi terhadap KUHAP ini," sambungnya.

(amw/knv)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |