JPO Tendean Jaksel Ditabrak Truk Dibongkar, Lalin Arah Blok M Dialihkan

19 hours ago 3

Jakarta -

Jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan (Jaksel), yang nyaris roboh mulai dibongkar. Lalu lintas dari Jalan Kapten Tendean menuju arah Blok M kini dialihkan.

Pantauan detikcom di lokasi, Selasa (14/7/2026), lalu lintas Jalan Kapten Tendean menuju Blok M mulai dialihkan pukul 10.50 WIB. Tidak ada kendaraan yang lewat jalan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa saat kemudian, kendaraan yang digunakan untuk membongkar tiba di lokasi. Alat berat yang digunakan untuk membongkar mulai dipersiapkan.

Sementara itu, jalur Jalan Tendean yang menuju arah Pancoran masih bisa digunakan. Tampak kemacetan terjadi pada jalur tersebut.

Sebelumnya, Kepala Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jaksel, Rifki Rismal, mengatakan JPO tersebut akan dibongkar.

"Penanganan kami dari Bina Marga yang pertama kita akan membongkar JPO ini," kata Rifki ditemui di lokasi, Selasa (14/7).

Kasat Lantas Polres Jaksel Kompol Mujiyanto menjelaskan pengalihan lalin yang akan dilakukan. Pengalihan dilakukan dari berbagai arah.

"Nanti yang dari arah timur yang mau naik layang flyover otomatis ada pengalihan di depan Polsek Mampang. Nanti dibelokin ke kiri atau diputar balik ke Trans TV. Kemudian yang dari Warung Buncit yang mau arah ke kiri, diturunin ke underpass. Underpass nanti ketemu di TL Kuningan. Jadi nanti bisa belok kiri yang arah ke Gatot Subroto ya," kata Kompol Mujiyanto.

Rute rekayasa lalin juga disampaikan lewat akun X TMC Polda Metro Jaya. Kendaraan dari arah Tegal Parang yang menuju Santa atau Blok M sementara dialihkan melalui Jl Mampang atau traffic light Mampang.

Diketahui JPO di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, nyaris roboh usai dihantam truk pengangkut alat berat yang gagal melintas. JPO tersebut kini tidak bisa digunakan.

BPBD Jakarta melaporkan peristiwa itu terjadi dini hari tadi pukul 00.30 WIB. Kecelakaan terjadi akibat sopir truk yang kurang hati-hati.

"Sopir kendaraan towing alat berat tidak memperhitungkan max ketinggian muatan," tulis BPBD Jakarta, Selasa (14/7).

(dek/dek)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |