Harga Plastik Naik, Pedagang di Bekasi Rela Cuan Tipis demi Tetap Laris

5 hours ago 3

Bekasi -

Para pedagang di sejumlah pasar Bekasi harus memutar otak imbas naiknya harga plastik. Zainuddin (47), seorang pedagang plastik di Pasar SBS, memilih memangkas keuntungan demi menjaga loyalitas pembeli.

Zainuddin mengatakan sering kali tak tega menaikkan harga secara drastis ke pelanggannya. Di saat toko lain sudah mematok harga tinggi, dia memilih mengambil untung tipis.

"Kalau saya sih nggak ambil untung banyak-banyak. Kayak kemarin, orang jual Rp 10 ribu, saya masih jual Rp 9.500. Saya nahan harga dulu biar orang tetap beli, tetap ramai," ungkap Zainuddin saat ditemui di Pasar SBS, Jumat (27/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Strategi ini dilakukan Zainuddin bukan tanpa alasan. Dia mengejar perputaran uang yang cepat agar modalnya terus berputar.

"Yang penting ramai, barang cepat keluar, perputaran uangnya juga cepat. Jadi saya nggak pernah langsung naikin harga kecuali kalau kenaikannya sudah parah banget," tuturnya.

Namun Zainuddin mengaku strategi tersebut semakin sulit dipertahankan. Menurutnya, kenaikan harga dari distributor terjadi hampir setiap hari dalam waktu singkat.

"Tiap hari naik terus. Malam nanya harga sekian, besok pagi sudah berubah lagi. Kita yang pusing, keder (bingung) setiap mau belanja stok baru dikasih pricelist baru terus," keluh Zainuddin.

Berikut rincian harga plastik di Pasar SBS yang mengalami kenaikan:

Plastik kresek: Naik dari Rp 10.000 menjadi Rp 15.000 per pak
Plastik kiloan: Naik dari Rp 9.000 menjadi Rp 15.000 per pak
Thinwall (kotak makan): Naik dari Rp 23.000 menjadi Rp 28.000.

Kenaikan ini pun berdampak pada daya beli masyarakat. Zainuddin menyebut banyak pelanggan yang kaget soal lonjakan harga.

"Paling saya bilang, kalau mau, harganya sekian, kalau nggak, ya sudah. Mau keliling ke mana pun harganya pasti sama karena dari distributor utamanya sudah segitu," tambahnya.

Pelaku UMKM yang menggunakan plastik untuk membungkus dagangan juga terdampak kenaikan harga. Salah satunya Yono (45), pedagang bakso di kawasan Pasar Baru, Bekasi.

"Ya terdampak, plastik pada naik semua gitu. Harga kresek sebelumnya itu Rp 6.000 sekarang menjadi Rp 9.000. Harga plastik kiloan yang biasanya Rp 6.000 sekarang Rp 11 ribu. Itu pokoknya naiknya sekitar Rp 4.000," tuturnya.

Meski harga plastik naik cukup drastis, Yono mengaku tetap mempertahankan harga baksonya.

"Saya nggak bisa naikin (harga dagangan) dikarenakan, apa ya, udah sepakat seporsi segitu gitu. Biar usaha tetap berjalan," ucapnya.

Lihat juga Video 'Curhat Pedagang di Nagreg, Omzet Turun Meski Lalin Padat':

(idn/idn)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |