Erupsi Gunung Anak Krakatau, PKS Desak Pemerintah Perkuat Mitigasi Bencana

12 hours ago 3

Jakarta -

Presiden PKS Almuzzammil Yusuf meminta pemerintah memperkuat mitigasi bencana menyusul meningkatnya aktivitas vulkanik dan erupsi sejumlah gunung api di Indonesia, termasuk Gunung Anak Krakatau. Dia mengatakan peningkatan aktivitas vulkanik harus direspons dengan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

"Mencermati meningkatnya aktivitas vulkanik dan terjadinya erupsi sejumlah gunung api di berbagai wilayah Indonesia, saya atas nama segenap keluarga besar Partai Keadilan Sejahtera menyampaikan simpati, empati, dan solidaritas kepada seluruh masyarakat yang terdampak," kata Almuzzamil kepada wartawan, Selasa (8/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengingatkan Indonesia merupakan negara yang berada di kawasan rawan bencana. Sebab itu, dia mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk mengikuti arahan pemerintah dan petugas di lapangan.

"Setiap peningkatan aktivitas alam harus kita hadapi dengan kewaspadaan, kesiapsiagaan, dan semangat saling menjaga," ujarnya.

Dia mengatakan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Dia pun mendorong pemerintah dan pihak terkait untuk memperkuat mitigasi bencana.

"Mendorong pemerintah dan seluruh unsur terkait terus memperkuat mitigasi bencana. Penguatan tersebut mencakup perlindungan masyarakat, layanan kesehatan, pengamanan transportasi, hingga bantuan bagi warga terdampak," ujarnya.

Almuzzammil juga meminta seluruh kader PKS ikut membantu masyarakat terdampak. Dia menilai penanganan bencana membutuhkan gotong royong seluruh elemen masyarakat.

"Dalam menghadapi bencana, kita harus saling menguatkan dan memastikan masyarakat yang terdampak tidak menghadapi musibah sendirian," pungkasnya.

Sebelumnya, erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan penyebaran abu vulkanik di sejumlah wilayah. Erupsi tersebut saat ini telah berakhir setelah 25 jam. Karakteristik erupsi Gunung Anak Krakatau mengalami perubahan.

"Tiga kali erupsi strombolian terjadi setelah episode erupsi menerus berakhir," kata Badan Geologi lewat akun Threads @badan.geologi, Senin (7/9).

Episode erupsi menerus Gunung Anak Krakatau terjadi sejak Jumat (4/9) pukul 23.07 WIB dan berakhir pada Minggu (6/9) pukul 00.04 WIB. Gunung Anak Krakatau kini mengalami letusan strombolian.

Sebagai informasi, letusan strombolian adalah jenis letusan gunung berapi dengan ledakan yang relatif ringan. Aktivitas letusan stromboli dapat berlangsung sangat lama, sehingga sistem erupsi dapat berulang kali mengatur ulang dirinya sendiri.

Saksikan Live DetikPagi :

(amw/fas)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |