Duduk Perkara Majikan Tega Aniaya ART di Jakarta Utara

3 hours ago 2
Jakarta -

Video asisten rumah tangga (ART) dianiaya majikan di Sunter, Jakarta Utara (Jakut), menyedot perhatian warganet. Aksi kekerasan tersebut ramai dikecam.

Sejumlah video dan foto dugaan penganiayaan majikan kepada ART tersebut ramai beredar di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, tampak pelaku yang merupakan lelaki memukul hingga menendang korban.

Video juga memperlihatkan bahwa pelakunya diduga bukan hanya satu orang. Ada pelaku yang juga menganiaya korban menggunakan benda mirip ikat pinggang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Satuan Perlindungan Perempuan dan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA PPO) Polres Metro Jakarta Utara mendalami kasus dugaan penganiayaan tersebut.

"Untuk kasusnya sendiri sedang ditangani oleh penyidik PPA dan PPO Polres Metro Jakarta Utara, masih dalam penyelidikan," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Utara Iptu Maryati Jonggi, Senin (2/3/2026).

Jonggi mengatakan pihak kepolisian telah melakukan klarifikasi. Klarifikasi dilakukan, baik oleh pihak korban maupun terlapor.

"Untuk korban dan terlapor sudah diklarifikasi oleh penyidik, perkembangan selanjutnya menunggu hasil konseling dari P3A," katanya.

Dugaan Pemicu: Tempat Ibadah Kotor

Polisi mengungkap pemicu majikan menganiaya ART di wilayah Sunter Agung, Jakut. Penganiayaan bermula saat korban membersihkan tempat ibadah pelaku.

"Saat itu pelaku sedang membersihkan tempat ibadah di rumahnya, namun korban iseng mengotori tempat ibadah tersebut," kata Iptu Maryati Jonggi.

Dia mengatakan peristiwa penganiayaan itu terjadi pada 2023. Namun korban hingga saat ini masih bekerja dengan majikannya itu.

"Lalu terjadi adanya kesalahan komunikasi antara pelaku dengan korban," ungkapnya.

Pelaku kemudian melakukan penganiayaan berupa pemukulan dan menendang korban. Sementara itu, pelaku sempat meminta maaf kepada korban setelah menganiayanya.

Kasus majikan menyiksa ART di Sunter, Jakut ramai disorot. Polisi mengatakan video penganiayaan yang viral terjadi pada 2023. (Antara/Polres Jakut)Kasus majikan menyiksa ART di Sunter, Jakut ramai disorot. Polisi mengatakan video penganiayaan yang viral terjadi pada 2023. (Antara/Polres Jakut)

"Korban memaafkan pelaku serta damai dengan korban tidak lama setelah kejadian," bebernya.

Video Terjadi pada 2023

Polisi mengatakan video penganiayaan yang viral terjadi pada 2023. Dia menyebutkan korban merupakan perempuan berinisial S berusia 57 tahun yang bekerja di rumah pelaku berinisial HW (42).

"Penyidik sudah cek TKP dan itu kejadiannya sudah tiga tahun lalu, sekitar bulan Februari tahun 2023," kata Kasat PPA/PPO Kompol Ni Luh Sri Arsini.

Saat itu, menurut dia, pelaku HW sedang membersihkan tempat ibadah di rumahnya. Namun korban mengotori tempat ibadah tersebut dan terjadi kesalahan komunikasi antara pelaku dengan korban.

"Lalu, pelaku melakukan pemukulan dan menendang punggung korban," ujar Sri.

Damai, Korban Tak Lapor Polisi

Setelah melakukan perbuatan kasar kepada asisten rumah tangganya, pelaku HW kemudian tersadar dan langsung memohon maaf. Dia mengatakan korban memaafkan pelaku dan keduanya telah berdamai.

"Tidak lama setelah kejadian, keduanya saling berdamai," terang Sri.

Dia pun menjelaskan korban tidak mau membuat laporan kepolisian karena sampai saat ini masih bekerja di rumah pelaku. Meski sudah saling berdamai, polisi masih menyelidiki kasus itu.

"Kasus ini masih kita lakukan penyelidikan," tutur Sri.

Korban Pemulihan Psikologis

Saat ini, dia mengungkapkan korban berada di kantor Perlindungan Perempuan dan Anak bersama dengan penyidik untuk pemulihan psikologis korban.

"Sementara pelaku HW masih dilakukan pemeriksaan, statusnya masih saksi," ungkap Sri.

(jbr/mei)


Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |