Bareskrim Tangkap Perampok Berpistol yang Gasak Rp 800 Juta di Lampung

3 hours ago 3

Jakarta -

Satuan Resmob Bareskrim Polri menangkap komplotan perampok bersenjata api (senpi) yang melancarkan aksinya di Tulang Bawang Barat, Lampung. Lima orang tersangka yakni AY, T, J, Y dan D diatangkap dalam operasi ini.

"Satresmob Bareskrim Polri bersama-sama dengan Resmob Polda Lampung dan Polres Tulang Bawang Barat, dapat mengungkap kasus ini dengan cepat dan komprehensif," kata Kanit III Satresmob Bareskrim Polri AKBP Reinhard H. Nainggolan dalam keterangannya, Sabtu (21/2/2026).

Peristiwa perampokan itu terjadi pada Senin (19/1) sekira pukul 09.00 WIB. Saat itu, dua orang korban yakni sopir truk dan seorang staf toko distributor bahan pangan hendak menyetorkan uang Rp 800 juta ke bank menggunakan mobil truk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di jalan menuju bank tiba-tiba sepeda motor yang ditumpangi tersangka T dan J memepet truk korban. Mereka langsung menembakkan senjata api ke arah kaca hingga tembus.

"Sekira jam 09.00 WIB, terdengar bunyi tembakan senjata api sebanyak tiga kali di Jalan Sudirman, Tiyuh Daya Asri," ucap Reinhard

Tembakan itu membuat truk berhenti dan menimbulkan kepanikan warga sekitar. Tepat pada saat itu kedua tersangka langsung menggasak uang ratusan juta dan langsung kabur meninggalkan lokasi.

"Kemudian kedua pelaku menggasak uang yang akan disetorkan ke Bank Mandiri tersebut sebesar Rp 800 juta," lanjutnya.

Berdasarkan informasi itu tim gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan. Tak lama sehari setelah kejadian perampokan, polisi mendapatkan petunjuk dan menemukan sepeda motor Yamaha Vixion yang digunakan tersangka untuk menjalankan aksinya.

"Barang bukti sepeda motor tersebut dibuang di bawah Jalan Tol Lampung - Palembang. Tim juga menemukan barang bukti lain CCTV dan lain-lain yang dapat membuat terang tindak pidana curas tersebut," jelas Reinhard.

Atas keterangan saksi dan alat bukti yang ditemukan, polisi akhirnya berhasil menangkap lima orang komplotan perampok ini dengan peran yang berbeda-beda. Berikut perannya:

- AY selaku otak perampokan dengan peran mempersiapkan Mobil Grand Max untuk mengangkut sepeda motor Yamaha Vixion yang dipakai untuk merampok;
- J selaku joki motor saat beraksi;
- T selaku eksekutor penembakan;
- Y berperan memantau dengan menggunakan sepeda motor Honda Revo;
- D selaku penyedia motor yang dipakai Y dan ikut aksi perampokan.

Reinhard menyatakan terhadap lima tersangka sudah dilakukan penahanan untuk proses lebih lanjut.

Dilansir detikSumbangsel, truk di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung, dirampok. Saat beraksi, pelaku melepaskan tembakan ke kaca truk itu lalu membawa kabur uang Rp 800 juta.

Dalam video yang beredar tampak kaca pintu mobil truk bernomor polisi BE-8247-QM bagian kanan pecah akibat tembakan yang dilepaskan oleh para perampok.

"Telah terjadi perampokan di Daya Asri, mobil truk, pecah kacanya kena tembak, mapas Daya Asri depan Pak Pardan, senilai uang setengah M (miliar) yang kebawa kabur, setengah M," kata suara perekam video.

Kabid Humas Polda Lampung membenarkannya ada aksi perampokan itu. Dia mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin (19/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

"Benar, peristiwa itu terjadi pagi tadi di Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tubaba," katanya, Senin.

(ond/mea)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |