Andre Rosiade Dukung Batam Jadi Pusat Data Center, Dorong Ketersediaan Gas-Listrik

23 hours ago 1

Jakarta -

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendukung Batam menjadi salah satu pusat investasi data center di Indonesia. Dia menyebut peluang itu harus didukung dengan kesiapan lahan dan ketersediaan listrik yang memadai.

Hal itu disampaikan Andre saat kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI di Batam, Kepulauan Riau, yang membahas sejumlah hal strategis, mulai dari investasi, pembangunan energi hijau, hingga pengembangan ekosistem data center.

"Kita sengaja datang ke sini bagaimana mendukung Batam menjadi tempat investasi data center," kata Andre Rosiade dalam keterangannya, Senin (7/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andre mengatakan dari hasil pertemuan tersebut, dirinya melihat kesiapan BP Batam dan PLN Batam dalam mendukung pengembangan investasi data center, khususnya dari sisi penyediaan lahan dan listrik.

"Alhamdulillah kita melihat kesiapan dari BP Batam maupun PLN Batam untuk siap menyediakan ketersediaan lahan maupun juga listrik," ucapnya.

Namun, Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI itu menilai kesiapan infrastruktur kelistrikan perlu diikuti dengan jaminan pasokan gas bagi PLN Batam. Sebab, kata dia, ketersediaan gas dengan harga yang kompetitif menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan PLN Batam mampu menyediakan listrik yang dibutuhkan industri data center.

"Kita tentu di Komisi VI akan mendukung sepenuhnya langkah bagaimana PLN Batam bisa mendapatkan gas yang ketersediaan ada dan juga murah sehingga PLN Batam bisa menyediakan ketersediaan listrik untuk data center. Ini PR kita," tegasnya.

Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPR RI itu menyebut Komisi VI DPR RI akan segera berkoordinasi dengan Komisi XII DPR RI untuk membahas terkait pasokan gas yang dibatasi hingga akhir tahun.

"Ya, ini kita akan segera berdiskusi dengan teman-teman Komisi XII. Kalau memang diperlukan rapat gabungan Komisi VI dan Komisi XII, terus kita akan laksanakan atas izin pimpinan DPR RI," ucapnya.

Di sisi lain, Andre mengungkapkan bahwa PT Telkom Indonesia tengah mempersiapkan langkah konkret untuk mengembangkan bisnis data center. Berdasarkan informasi yang diterimanya, Telkom sedang mempersiapkan proses tender untuk pengembangan fasilitas data center di Batam dan Cikarang.

"Telkom tentu akan mempersiapkan roadmap-nya. Yang pasti sekarang yang saya dapatkan informasi, Telkom lagi mempersiapkan untuk tender, baik di Batam maupun di Cikarang setelah ini," ujar Andre.

Dia juga menjelaskan bahwa pengembangan fasilitas hyperscale akan dilakukan melalui skema kerja sama. Sementara terkait aspek keamanan data, Andre menegaskan keterlibatan BUMN dalam investasi data center harus selaras dengan kesiapan dalam menjaga keamanan dan kendali terhadap data.

"Sekali lagi tentu BUMN akan memastikan keamanan datanya. Tidak mungkin BUMN melakukan investasi ini jika tidak siap untuk mengamankan data itu," pungkasnya.

(fas/dhn)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |