Zulhas: DKI Darurat Sampah, Tumpukan di Bantargebang seperti Gedung 17 Lantai

2 hours ago 3

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan kondisi sampah di Jakarta sudah memasuki tahap darurat. Zulhas menyebut tinggi tumpukan sampah di TPST Bantargebang sudah menyerupai gedung 17 lantai.

"Darurat sampah di DKI telah menjadi perhatian banyak pihak yang memerlukan penanganan secara cepat, terkoordinasi, dan terintegrasi dari hulu ke hilir," kata Zulhas usai penandatanganan kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan PT Danantara Investment Management di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026).

Dia mengungkap timbunan sampah di Jakarta saat ini mencapai sekitar 9.000 ton per hari. Dari jumlah tersebut, sekitar 87 persen masih bergantung pada sistem open dumping di Bantargebang yang kapasitasnya sudah jauh terlampaui.

"Kalau diukur Bantargebang itu seperti gedung berapa lantai? 16, 17 lantai," ujarnya.

Zulhas juga menekankan persoalan sampah Jakarta mendapat perhatian khusus dari Presiden Prabowo Subianto. Ia mengaku kerap menerima telepon dari Presiden terkait penanganan sampah, khususnya di Bantargebang.

"Bahkan Jakarta ini mendapat perhatian khusus dari Bapak Presiden. Kami hampir tiap minggu ditelepon soal sampah, utamanya Bantargebang," ucapnya.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Pemerintah kini mendorong percepatan pengolahan sampah melalui teknologi waste to energy atau pengolahan sampah menjadi energi listrik.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah kerja sama pembangunan Pembangkit Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di DKI Jakarta. Proyek ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada open dumping serta menekan volume sampah di Bantargebang.

"Ini kontrak dengan jutaan warga Jakarta. Sampah yang selama ini menumpuk, berbau, akan kita ubah menjadi listrik yang bermanfaat," jelasnya.

Zulhas optimistis, melalui percepatan program tersebut, persoalan sampah di Jakarta bisa tertangani dalam beberapa tahun ke depan. Ia bahkan menargetkan, dalam dua tahun ke depan kondisi sampah di Ibu Kota akan jauh lebih terkendali.

Saksikan Live DetikSore:

(bel/idn)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |