Waspada Modus Haji Ilegal, Berhaji Tidak Bisa Pakai Visa Ziarah

3 hours ago 4

Jakarta -

Kementerian Haji dan Umrah melalui Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah memperingatkan masyarakat untuk waspada dengan berbagai modus keberangkatan haji ilegal. Hal ini menyusul semakin ketatnya kebijakan Pemerintah Arab Saudi terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Mengutip dari situs Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, perlu dipahami bahwa Pemerintah Arab Saudi hanya mengakui visa haji resmi sebagai dokumen sah untuk beribadah haji. Jemaah diharap memastikan jenis visa yang mereka miliki sebelum berangkat.

Visa ziarah, visa kunjungan, atau dokumen lainnya di luar ketentuan tidak dapat digunakan untuk berhaji. Hanya visa haji yang ditetapkan otoritas Saudi yang diterima.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peringatan ini bukan tanpa alasan. Aparat keamanan Saudi telah berulang kali menindak WNI yang mencoba berhaji menggunakan visa non-haji. KJRI Jeddah mencatat berbagai kasus di mana jemaah ditangkap karena menggunakan atribut haji palsu, kartu identitas palsu, hingga visa yang datanya tidak sesuai dengan paspor pemegang.

Sanksi Jemaah Haji Ilegal

Konsekuensi bagi pelanggar sangatlah berat. Selain gagal beribadah, jemaah yang kedapatan ilegal terancam sanksi berupa denda besar, deportasi, hingga larangan masuk ke wilayah Arab Saudi (cekal) selama 10 tahun.

Rencana Perjalanan Haji 2026

Ini rincian rencana perjalanan haji 1447 H/2026 M.

  • 21 April 2026/4 Dzulqa'dah 1447 H: Jemaah haji masuk asrama haji
  • 22 April 2026/5 Dzulqa'dah 1447 H: Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Tanah Air ke Madinah
  • 1 Mei 2026/14 Dzulqa'dah 1447 H: Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Madinah ke Makkah
  • 6 Mei 2026/19 Dzulqa'dah 1447 H: Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Tanah Air ke Madinah
  • 7 Mei 2026/20 Dzulqa'dah 1447 H: Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Tanah Air ke Jeddah
  • 15 Mei 2026/28 Dzulqa'dah 1447 H: Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Madinah ke Makkah
  • 21 Mei 2026/4 Dzulhijjah 1447 H: Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Tanah Air ke Jeddah
  • 21 Mei 2024/4 Dzulhijjah 1447 H: Closing date KAAIA Jeddah (pukul 24.00 WAS)
  • 25 Mei 2026/8 Dzulhijjah 1447 H: Pemberangkatan jemaah haji dari Makkah ke Arafah
  • 26 Mei 2026/9 Dzulhijjah 1447 H: Wukuf di Arafah
  • 27 Mei 2026/10 Dzulhijjah 1447 H: Idul Adha 1447 H
  • 28 Mei 2026/11 Dzulhijjah 1447 H: Hari Tasyriq I
  • 29 Mei 2026/12 Dzulhijjah 1447 H: Hari Tasyriq II (Nafar Awal)
  • 30 Mei 2026/13 Dzulhijjah 1447 H: Hari Tasyriq III (Nafar Tsani)
  • 1 Juni 2026/15 Dzulhijjah 1447 H: Awal pemulangan jemaah haji gelombang I dari Makkah melalui Bandara Jeddah ke Tanah Air
  • 1 Juni 2026/15 Dzulhijjah 1447 H: Awal kedatangan jemaah haji gelombang I di Tanah Air
  • 7 Juni 2026/21 Dzulhijjah 1447 H: Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Makkah ke Madinah
  • 15 Juni 2026/29 Dzulhijjah 1447 H: Akhir pemulangan jemaah haji gelombang I dari Jeddah ke Tanah Air
  • 16 Juni 2026/1 Muharram 1448 H: Tahun Baru Hijriah 1448 H
  • 16 Juni 2026/1 Muharram 1448 H: Awal pemulangan jemaah haji gelombang II dari Madinah ke Tanah Air
  • 16 Juni 2026/1 Muharram 1448 H: Awal kedatangan jemaah haji gelombang II di Tanah Air
  • 21 Juni 2026/6 Muharram 1448 H: Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Makkah ke Madinah
  • 30 Juni 2026/15 Muharram 1448 H: Akhir pemulangan jemaah haji gelombang II dari Madinah ke Tanah Air
  • 1 Juli 2026/16 Muharram 1448 H: Akhir kedatangan jemaah haji gelombang II di Tanah Air

(kny/imk)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |