Warga Biak Tertolong BPJS Kesehatan untuk Perawatan Anak di Rumah Sakit

4 days ago 11

Jakarta -

Keputusan Warnoto (48), warga Biak, Papua, membawa anaknya ke rumah sakit adalah langkah awal penyelamatan kondisi sang anak. Sebelumnya, anak Warnoto sempat menjalani pemeriksaan di puskesmas, tetapi kondisinya tak kunjung membaik.

Warnoto kemudian membawa anaknya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Angkatan Laut dr. R. Gandhi AT Biak pada Senin sekitar pukul 14.00 WIT. Setelah menjalani pemeriksaan, dokter menyatakan kondisi anaknya membutuhkan penanganan segera.

"Awalnya anak saya berobat di puskesmas, tetapi kondisinya belum membaik. Akhirnya saya bawa ke rumah sakit. Setelah diperiksa, dokter menyampaikan kadar leukositnya sudah sampai 40.000. Saat itu kondisinya hampir tidak sadarkan diri sehingga langsung diberikan obat untuk menstabilkan keadaannya," cerita Warnoto saat ditemui di ruang rawat inap, dalam keterangan tertulis, Jumat (21/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, kecepatan pelayanan menjadi hal yang paling berkesan selama mendampingi anaknya menjalani perawatan. Tenaga kesehatan langsung melakukan pemeriksaan dan memberikan tindakan medis, sekaligus memantau kondisi anaknya hingga berangsur stabil.

"Saya melihat petugas bergerak cepat. Tidak menunggu lama, anak saya langsung ditangani. Sebagai orang tua tentu saya merasa lebih tenang karena kondisinya segera mendapatkan penanganan," ujarnya.

Di tengah kondisi tersebut, ia juga sempat mengetahui bahwa kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) anaknya tidak aktif. Ia pun segera mengurus pengaktifan kembali status kepesertaan tersebut.

"Saat proses administrasi, ternyata status kepesertaan anak saya tidak aktif. Awalnya sempat panik bagaimana nanti untuk membayar. Alhamdulillah, kami dipandu untuk mendapatkan bantuan dari Pemerintah Daerah. Saya langsung mengurusnya hingga akhirnya status kepesertaan anak saya bisa aktif kembali," katanya.

Selain pelayanan yang cepat, ia juga merasa fasilitas yang diterima selama menjalani perawatan sudah sesuai dengan kebutuhan pasien. Menurutnya, seluruh tenaga kesehatan memberikan pelayanan dengan baik sehingga keluarganya merasa nyaman selama berada di rumah sakit.

"Pelayanannya sangat memuaskan. Fasilitas yang kami terima juga baik. Saya benar-benar merasakan manfaat Program JKN ketika menghadapi kondisi yang tidak kami duga seperti ini," katanya.

Pengalaman tersebut membuat Warnoto mengajak masyarakat untuk memastikan kepesertaan JKN tetap aktif. Menurutnya, sakit bisa datang kapan saja sehingga perlindungan jaminan kesehatan menjadi hal yang penting dimiliki sejak awal.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah, BPJS Kesehatan, dan seluruh tenaga kesehatan di rumah sakit yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada anak saya. Semoga pelayanan seperti ini terus dipertahankan agar masyarakat yang membutuhkan pertolongan dapat segera memperoleh penanganan," pungkasnya.

(prf/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |