Wanita di Medan Live TikTok Porno Challenge, Ngaku Demi Hidupi 3 Anak

2 hours ago 3

Medan -

Ditressiber Polda Sumut menangkap perempuan berinisial IP karena melakukan live streaming bermuatan pornografi melalui TikTok. Orang tua tunggal tersebut mengaku beraksi demi memenuhi kebutuhan hidup 3 anaknya.

Kasus itu terungkap setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait adanya siaran langsung bermuatan pornografi di TikTok. Tim Patroli Siber kemudian menyelidiki selama lebih dari satu bulan hingga akhirnya menangkap IP pada 31 Agustus 2026.

"Ini penyelidikan yang panjang. Kurang lebih satu bulan lebih kita baru bisa mengungkap tindak pidana pornografi atas nama tersangka IP ini. Tepatnya mulai penyelidikan 28 Juli 2026 dan ditangkap pada 31 Agustus," kata Dirressiber Polda Sumut Kombes Bayu Wicaksono, Kamis (3/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bayu mengatakan IP merupakan ibu rumah tangga yang tinggal di Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Medan. IP diketahui telah melakukan live streaming bermuatan pornografi sejak pertengahan 2025.

Menurut Bayu, IP melakukan tindakan tersebut karena faktor ekonomi setelah bercerai dengan suaminya. IP memiliki tiga orang anak dan harus menghidupi anak-anak tersebut.

"Ya, faktor ekonomi, yang bersangkutan memiliki tiga orang anak dan menghidupi anak tersebut," ujarnya.

Bayu menyebut akun TikTok yang digunakan IP sebelumnya sempat diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Namun, pada 2026, IP kembali melakukan siaran langsung bermuatan pornografi.

"Dia menggunakan media sosial TikTok. Konten itu sempat diblokir oleh Komdigi. Namun, pada tahun 2026 ini main lagi, bekerja lagi menggunakan siaran langsung live streaming bermuatan pornografi kembali," jelasnya.

Polisi menyebut IP melancarkan aksinya dengan cara bergabung dalam siaran langsung setelah menerima tautan dari pengguna atau pemilik akun TikTok berinisial BVB melalui pesan di TikTok.

Setelah tautan tersebut dibuka, IP bergabung dalam siaran langsung yang dipandu akun tersebut. Dalam siaran itu, IP disebut melakukan sejumlah tantangan (challenge) bermuatan pornografi untuk mendapatkan koin dari penonton.

"Setelah akun TikTok IP mencapai 4K atau 4.000 koin, maka IP menerima tantangan untuk melakukan konten pornografi atau perbuatan yang masuk kategori pornografi," kata Bayu.

IP disebut melakukan siaran langsung sebanyak dua kali dalam sehari, yakni pagi dan malam. Setiap siaran berlangsung sekitar lima menit.

"IP melakukan live streaming tepatnya dua kali dalam sehari. Durasi sekitar lima menit, mulai pukul 07.30 WIB sampai malam hari sekitar pukul 22.00 WIB," ungkapnya.

(idh/imk)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |