Waka MPR Puji Komitmen Prabowo untuk Buruh: Pekerja Tak Akan Ditinggalkan

3 hours ago 3

Jakarta - Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN Eddy Soeparno mengapresiasi komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja, terutama melalui pemenuhan kebutuhan dasar seperti perumahan dan kondisi kerja. Ia menilai langkah tersebut penting untuk mendorong produktivitas pekerja di Indonesia ke depannya.

"Komitmen Presiden dari awal pemerintahnya bahwa no one is left behind kembali ditunjukkan ketika memberikan komitmen untuk memperbaiki kesejahteraan pekerja melalui ketersediaan perumahan dan kondisi kerja yang sama-sama menguntungkan pelaku usaha dan pekerjanya," ujar Eddy dalam keterangannya, Minggu (3/5/2026).

"Kita juga harus memanfaatkan momentum afirmasi pemerintah terhadap pekerja Indonesia dengan meningkatkan keterampilan segenap pekerja, khususnya menghadapi era digitalisasi, otomatisasi dan Artificial Intelligence yang akan menentukan daya saing pekerja kita di masa mendatang," lanjutnya.

Menurutnya, persaingan Indonesia dengan negara tetangga dalam menarik investasi di sektor industri dan manufaktur harus diimbangi dengan upaya reskilling dan upskilling tenaga kerja nasional.

"Di era digital dan AI saat ini, kemampuan pekerja Indonesia untuk memahami dan fasih memanfaatkan teknologi merupakan daya tarik kunci bagi investasi yang berkualitas untuk masuk ke Indonesia," jelasnya.

"Investasi di sektor data center, semi konduktor dan green industries membutuhkan tenaga kerja yang terampil, terdidik dan menguasai teknologi, apalagi kita telah masuk ke era AI," tambahnya.

Oleh karena itu, Eddy mendorong peningkatan kapasitas pekerja se-Indonesia agar siap bersaing dengan negara lain dalam menangkap peluang investasi untuk menunjang pertumbuhan ekonomi.

"Pemerintah tentu tidak bisa menjamin bahwa berbagai lapangan pekerjaan yang hari ini tersedia akan tetap tersedia ke depannya. Gelombang teknologi yang berkembang cepat akan merubah peta lapangan kerja di masa mendatang dan pekerja Indonesia perlu siap menghadapinya," tuturnya.

"Saat ini yang bisa dijamin pemerintah adalah bahwa pekerja tidak akan ditinggalkan dan selalu mendapatkan perhatian, khususnya terhadap peningkatan kemampuan dan kesejahteraannya," tutupnya. (akd/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |