Tegur dan Jitak Bocah Main Mikrofon, Imam Masjid di Palopo Dikeroyok

5 hours ago 2

Palopo - Imam masjid bernama Ahmad (62) di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), dikeroyok sekelompok orang tidak dikenal (OTK) usai menegur bocah yang bermain pengeras suara alias mikrofon dalam masjid. Insiden itu mengakibatkan korban babak belur hingga dilarikan ke rumah sakit.

"Lukanya ada di pelipis, padahal baru-baru sudah operasi November (2025) lalu matanya robek lagi. Sama luka benjol di dahinya juga, sama ada benjol," kata anak korban, Harun dilansir detikSulsel, Minggu (3/5/2026).

Pengeroyokan terjadi di depan Masjid As Salam, Kelurahan Benteng, Kecamatan Wara Timur, Palopo, Rabu (29/4) sore. Harun menduga pengeroyokan terjadi setelah ayahnya menegur sekelompok bocah yang bermain di masjid.

"Anak main-main di masjid pas mau salat Asar, terus belum masuk waktu salat, dia main-mainkan mik, dia pakai pengeras suara, dia azan main-main," tuturnya.

Korban yang kesal sempat menjitak kepala bocah itu dengan maksud memberi pembinaan. Sekelompok anak tersebut langsung pulang hingga diduga melapor ke keluarganya.

"Tapi bukan cuma itu anak satu yang merasa korban dijitak, semuanya. Memang ayahku tidak ada niat menyakiti," ucap Harun.

"Sudah berapa kali ditegur itu anak-anak karena rusak fasilitas masjid, kaca masjid dia lempar-lempar, kan anak-anak, dia main-main depan masjid kena itu kaca," tambahnya.

Setelah memimpin salat Asar, korban keluar dari masjid dan langsung dihalau sejumlah orang. Saat itulah korban mengalami pengeroyokan.

"Situasi saat itu salat Asar orang, ayah di masjid imam. Pasnya keluar ayahku dari masjid, hampir mi sampai depan rumah seperti di CCTV, di situ mi ada palang ayahku," ujarnya.

Harun belum merinci terduga pelaku pengeroyokan. Dia sudah melaporkan kasus ini ke aparat kepolisian setelah ayahnya mengalami luka lebam di sejumlah wajah akibat dipukul.

"Dari kesaksiannya ayahku, dia itu dipukuli dari 3 orang lelaki dewasa. Tapi nanti pas masuk rumah sakit ayah, ada tetangga datang menjenguk, katanya itu orang pas jatuh ayah dikeroyok dipukul dari belakang," jelasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Palopo AKP Marsuki mengatakan kasus ini masih diselidiki Polsek Wara. Penyidik akan mendalami keterangan saksi termasuk memanggil terduga pelaku untuk dimintai keterangan.

"Penyidik sudah memeriksa 4 orang saksi, namun masih menunggu hasil visum dari dokter untuk dinaikkan proses sidik kemudian yang diduga pelaku sudah dipanggil ke kantor Polsek Wara," jelasnya.

Baca selengkapnya di sini.

Tonton juga video "Kades di Lumajang Dikeroyok-Dibacok OTK, Polisi Buru Pelaku"

(dwr/knv)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |