Seorang Cat Lover, Adelia Korban Kecelakaan KA di Bekasi Pelihara 15 Kucing

3 hours ago 2

Jakarta - Adelia Rifani (26), salah satu korban kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, dikenal supel dan pencinta kucing. Sifatnya itu membuat Adelia punya banyak teman.

Ayah Adelia, Haerusli, mengatakan anak bungsunya juga sosok yang pemberani dan mandiri ketimbang dua kakaknya. Anak yang dipanggil Adel itu juga mudah mencari teman.

"Ada kalangan baru ikut nimbrung. Ada kegiatan apa ikut, malah dia bisa jadi panitia gitu di Malang, suka ikut acara camping ikut, jadi guyub sama tetangga, terus dengan temen-temen yang dari SD, SMP, SMA, kuliah juga rata-rata gitu," ucap Rusli saat ditemui di kediamannya, Rabu (29/4/2026).

Rusli kagum sampai saat ini banyak yang mengingat dan mengenang Adel. Rusli mengenang momen Ramadan lalu ketika Adel banyak mengikuti acara buka puasa bersama.

"Jadi kalau buka bersama itu setiap minggu kan, 'Yah, buka bersama sama temen ini, sama temen ini.' 'Ramai banget temennya Adel ya,' saya bilang, 'Enggak habis-habis buka bersama.' Orang kan kalau buka bersama paling puasa sekali udah, ini nggak, sama temen ini, sama temen ini," kata dia.

Selain itu, Adel adalah pencinta kucing. Di rumahnya ada 15 kucing peliharaan yang telah dirawat Adel.

"Adel (yang senang). Kita walaupun seneng paling kucing-kucing yang ada di rumah aja satu, dua, nggak sampai banyak seperti ini sekarang," ucapnya.

Rusli bahkan sampai heran semua kucing di rumahnya selalu menyambut Adel. Dia punya kebiasaan mengelus semua kucing sebelum masuk ke rumah.

"Dia kalau sudah pulang kerja nih, satu-satu diabsen, 'Yang ini gini'. Yang paling demen sama dia, kucing juga tahu, udah pulang aja udah diikutin ke mana aja. Kalau belum digendong, belum diusap-usap ngikutin terus, sampai dia tidur gitu, baru nungguin di luar," ungkapnya.

Selain itu, Adel kerap membawa pakan kucing ke mana pun. Dia bahkan sudah dikenal oleh teman kuliahnya di Universitas Brawijaya sering memberi makan kucing di kampus.

Kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam. Peristiwa itu berawal dari taksi tertemper KRL di perlintasan yang tak jauh dari Stasiun Bekasi Timur.

Peristiwa taksi tertemper KRL itu mengakibatkan KRL di Stasiun Bekasi Timur menunggu lebih lama. KA Argo Bromo Anggrek kemudian datang dan menabrak dari belakang. Korban tewas kecelakaan kereta api tersebut mencapai 16 orang dan puluhan orang terluka.

(tsy/ygs)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |