Satgas Banau Hadirkan Layanan Kesehatan "Door to Door" di Ambobera

2 days ago 5

PUNCAK - Di tengah keterbatasan akses layanan kesehatan yang menjadi tantangan nyata di wilayah pegunungan Papua Tengah, negara menunjukkan kehadirannya melalui inisiatif jemput bola yang menyentuh hati. Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 732/Banau tak tinggal diam. Pada Senin (12/1/2026), personel Pos Ambobera menggelar pelayanan kesehatan gratis secara langsung ke rumah-rumah warga di Kampung Ambobera, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.

Metode unik yang dikenal sebagai Pastoor atau pelayanan kesehatan dari rumah ke rumah ini dirancang khusus untuk menjangkau mereka yang paling membutuhkan: warga yang sakit, para lansia, serta anak-anak yang kesulitan untuk datang ke fasilitas kesehatan. Medan yang berat dan jarak tempuh yang jauh tak lagi menjadi penghalang. Tim kesehatan Satgas dengan sigap menyusuri setiap sudut kampung, membawa obat-obatan dan pengetahuan kesehatan langsung ke pangkuan keluarga.

Dipimpin oleh Bintara Kesehatan Pos Ambobera, Serda Julius Solo, kegiatan ini memastikan setiap warga mendapatkan perhatian medis awal. Keberanian dan dedikasi para personel Satgas patut diacungi jempol, mereka rela menyusuri medan terjal demi kesehatan sesama.

“Penugasan di perbatasan bersifat multidimensi. Selain menjaga kedaulatan negara, kami juga wajib hadir membantu masyarakat. Keterbatasan akses kesehatan adalah persoalan nyata di Ambobera, dan TNI harus mengambil peran untuk menjembatani hal tersebut, ” tegas Danpos Ambobera, Letda Inf Ronald Lumban Gaol.

Beliau menambahkan bahwa tugas mereka tidak hanya sebatas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga merespons kebutuhan dasar masyarakat yang seringkali terabaikan.

“Saya sudah beberapa hari sakit kepala dan batuk. Jarak ke puskesmas jauh, anak-anak juga tidak ada di rumah. Terima kasih Tuhan, bapak tentara datang langsung ke rumah, periksa saya, dan kasih obat. Mereka sangat baik, ” ucap Mama Aprience, salah satu warga yang menerima layanan, dengan mata berkaca-kaca penuh haru.

Pengalaman Mama Aprience ini menjadi gambaran nyata betapa berarti kehadiran prajurit TNI bagi masyarakat di daerah terpencil. Pelayanan kesehatan door to door ini bukan sekadar memberikan pengobatan, melainkan membangun jembatan kepercayaan dan kedekatan yang kokoh.

Melalui pendekatan humanis ini, Satgas Yonif 732/Banau membuktikan bahwa mereka adalah penjaga keamanan sekaligus sahabat sejati yang selalu hadir di saat rakyat membutuhkan uluran tangan. Komitmen untuk menghadirkan rasa aman, kepedulian, dan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat Papua Tengah terus digaungkan. (Wartamiliter)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |