Pasangkayu, - Kehadiran aparat teritorial dalam urusan kesehatan masyarakat kembali terlihat di Desa Karya Bersama, Kecamatan Pasangkayu, Selasa (3/3).
Babinsa Koramil 1427-01/Pasangkayu, Koptu Risman, terlibat langsung dalam pendampingan kegiatan Posyandu Berlian yang digelar di Dusun Tura.
Pendampingan tersebut menjadi wujud peran aktif TNI dalam memastikan layanan dasar masyarakat berjalan maksimal.
Koptu Risman tidak sekadar hadir, tetapi turut mengawal jalannya pelayanan agar tertib dan partisipasi warga meningkat.
“Kehadiran Babinsa di tengah kegiatan posyandu adalah bentuk tanggung jawab kami dalam membantu memastikan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya balita, berjalan lancar dan tepat sasaran, ” ujar Koptu Risman di sela kegiatan.
Posyandu Berlian merupakan bagian dari program Dinas Kesehatan Kabupaten Pasangkayu melalui Puskesmas Pasangkayu I yang difokuskan pada peningkatan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak.
Dalam kegiatan tersebut, pelayanan yang diberikan meliputi imunisasi campak, polio, dan DPT, pemberian vitamin A, obat cacing, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, hingga pemberian makanan tambahan bagi balita.
Bidan Desa, Riska, menjelaskan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat membantu efektivitas pelayanan.
“Sinergi antara tenaga kesehatan, kader posyandu, penyuluh KB, dan Babinsa membuat masyarakat lebih antusias datang. Kesadaran orang tua untuk memantau tumbuh kembang anak menjadi lebih baik, ” katanya.
Petugas gizi, Putri Wulandari, menambahkan bahwa posyandu bukan sekadar rutinitas bulanan, melainkan instrumen penting pencegahan stunting dan penyakit menular pada anak.
Selain balita, pelayanan juga menyasar ibu hamil, remaja, hingga lansia yang memanfaatkan momentum tersebut untuk berkonsultasi kesehatan.
Koptu Risman menegaskan, keterlibatan Babinsa juga berfungsi mendorong partisipasi warga.
Menurut dia, kehadiran aparat teritorial kerap menjadi pemicu meningkatnya kedisiplinan dan kepedulian masyarakat terhadap program kesehatan.
“Kami terus mengajak warga agar rutin membawa anak ke posyandu. Pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan, ” ujarnya.
Pendampingan tersebut menjadi gambaran konkret bagaimana peran Babinsa tidak hanya berada pada aspek keamanan, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat di wilayah binaan.

















































