Jakarta -
Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Warga negara (WN) Kanada inisial ML ditemukan tewas dengan leher terjerat tali di kamar Hotel Greenhill Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Polisi menemukan sejumlah barang pribadi pria tersebut, salah satunya lencana polisi militer Kanada.
Pria berusia 61 tahun itu baru tiba di Labuan Bajo lewat penerbangan langsung dari Singapura pada 12 Februari atau sehari sebelum ditemukan tewas diduga bunuh diri. Jasad WN Kanada tersebut ditemukan tewas pada Jumat (13/2).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo, Charles Christian Mathaus, mengatakan ML meninggalkan surat wasiat di kamarnya. Ia masuk ke Indonesia untuk tujuan wisata berbekal visa on arrival.
ML menginap seorang diri di hotel tersebut. Jenazahnya ditemukan pertama kali oleh pegawai hotel. ML diduga merupakan mantan anggota militer di negaranya berdasarkan barang-barang dan identitas yang ditemukan polisi di kamar hotel tersebut.
Dokumen yang ditemukan itu antara lain kartu anggota angkatan bersenjata Kanada (Canadian Armed Force), lencana Polisi Militer Kanada, hingga kartu Polisi Militer Kanada. Selain dokumen tersebut, polisi juga menemukan sejumlah barang pribadi pria itu.
"Termasuk paspor, dompet, lencana Polisi Militer Kanada, serta dokumen asuransi CAA," kata Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, AKP Lufthi Darmawan Aditya, Sabtu.
Imigrasi Labuan Bajo dan Polres Manggarai Barat telah berkoordinasi dengan Kedutan Besar Kanada di Jakarta untuk proses lebih lanjut kematian ML. Saat ini, jenazah ML masih berada di RSUD Komodo Labuan Bajo.
Simak selengkapnya di sini.
(yld/imk)

















































