Berakhir Aksi Pria Pakai Lanyard Kerap Maling di Hotel Mewah Jakarta

3 hours ago 2
Jakarta -

Aksi seorang pria yang mencuri di salah satu hotel bintang 5 kawasan Karet, Jakarta Pusat (Jakpus), berakhir, usai polisi menangkapnya. Pelaku menggunakan lanyard saat melancarkan aksinya tersebut.

Dirangkum detikcom, Selasa (17/2/2026), peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Selasa (10/2) sekitar pukul 12.41 WIB. Aksi tersebut terekam kamera CCTV hotel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi pun kemudian berhasil menangkap pelaku. Diketahui pelaku merupakan seorang pria berinisial NW (43).

"Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap pria berinisial NW (43) yang diduga sebagai pelaku pencurian di sejumlah hotel mewah di Jakarta," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Senin (16/2).

"Pelaku beraksi dengan menyamar sebagai karyawan atau peserta kegiatan menggunakan batik dan lanyard agar tak menimbulkan kecurigaan," lanjutnya.

Laptop-Lanyard Disita

Pelaku ditangkap pada Jumat (13/2) di kawasan Matraman, Jakarta Timur (Jaktim), setelah identitasnya terungkap. Sejumlah barang bukti turut diamankan dalam penangkapan itu.

"Polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya 1 unit laptop milik korban, lanyard, kacamata hitam, tas hitam, baju batik, celana jeans, dan sepatu yang digunakan saat beraksi," bebernya.

Pelaku Kerap Sasar Seminar

Polisi mengungkapkan jika NW kerap menyasar kegiatan seminar di hotel. Pelaku masuk mengenakan pakaian rapi seperti pekerja, serta mengenakan lanyard dan batik untuk mengelabui korban.

"Pelaku diduga menyasar kegiatan seminar atau pertemuan di hotel berbintang. Ia masuk dengan penampilan rapi layaknya pekerja kantoran, mengenakan batik dan lanyard, serta membawa tas, sehingga leluasa mengambil barang korban yang ditinggal tanpa pengawasan," kata Budi.

Pelaku Eksekutor Tunggal

Budi mengatakan NW merupakan pelaku yang berperan sebagai eksekutor tunggal. Dalam menjalankan aksinya, pelaku memanfaatkan kelengahan korban.

"Pelaku memanfaatkan situasi kegiatan di hotel yang cukup ramai. Dengan berpenampilan seperti peserta atau karyawan, pelaku leluasa masuk ke ruang pertemuan dan mengambil barang korban yang ditinggalkan tanpa pengawasan," ujarnya.

Nyamar Jadi Karyawan atau Peserta

Dalam melancarkan aksinya, NW kerap menyamar sebagai karyawan atau peserta kegiatan. Hal itu bertujuan agar tak menimbulkan kecurigaan.

"Pelaku beraksi dengan menyamar sebagai karyawan atau peserta kegiatan menggunakan batik dan lanyard agar tak menimbulkan kecurigaan," kata Budi.

Korban Kehilangan Laptop-Uang Tunai

Akibat pencurian itu, korban mengalami kerugian kehilangan tas ransel hitam berisi ponsel, laptop, dan uang tunai Rp 300 ribu. Saat itu, korban meninggalkan barangnya di ruang rapat.

"Tas berisi HP diletakkan di atas kursi, sedangkan laptop berada di bawah meja. Saat kembali, seluruh barang sudah hilang. Korban kemudian melapor ke Polsek Tanah Abang," jelasnya.

Saat ini, NW telah dibawa ke kantor polisi. NW masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

"Polisi juga mendalami kemungkinan adanya lokasi kejadian lain yang berkaitan dengan aksi pelaku," imbuhnya.

(amw/rfs)


Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |