Pramono Resmikan Groundbreaking Pasar Gardu Asem-Kramat Jaya, Rampung 2027

1 week ago 8

Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan groundbreaking revitalisasi dua pasar, yakni Pasar Gardu Asem di Jakarta Pusat dan Pasar Kramat Jaya di Jakarta Utara. Pembangunan dua pasar ini ditargetkan rampung pada 2027.

Pramono menyampaikan syukur dan apresiasinya kepada Perumda Pasar Jaya yang kini mengelola 153 pasar di Jakarta. Ia mengatakan revitalisasi diperlukan untuk memperbaiki kondisi pasar tradisional sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi pedagang dan warga.

"Pasar itu punya peran strategis dalam interaksi sosial, ekonomi, dan juga membawa ketentraman. Kalau ibu-ibu sudah di pasarnya harganya murah, barangnya ada, pulang ke rumah itu nggak cemberut," kata Pramono di Pasar Gardu Asem, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pramono menargetkan seluruh pasar di Jakarta dapat ditata, dibersihkan, dan dimodernisasi, termasuk sistem pembayarannya yang kini mulai beralih ke digital. Ia menyebut penggunaan QRIS telah meningkatkan transaksi dan membuat pasar lebih aman.

"Dengan digitalisasi, ini bisa mengurangi copet. Karena copet itu kan butuh uang cash," ujarnya.

Pramono menyebut revitalisasi pasar akan terus berlanjut. Ia menegaskan dari 153 pasar di Jakarta, sudah lebih dari 60 yang menerapkan pembayaran digital sepenuhnya.

"Saya berharap semua pasar nanti menggunakan digitalisasi. Ini akan menjadi role model kerjasama pemerintah daerah, BUMD, dan masyarakat untuk menata ekonomi di level paling bawah," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, menjelaskan pembangunan kedua pasar didanai oleh Penyertaan Modal Daerah (PMD). Pasar Kramat Jaya mendapat PMD 2016 sebesar Rp 10,2 miliar, sementara Pasar Gardu Asem memakai PMD 2017 sebesar Rp 10,6 miliar.

Pelaksanaan pembangunan disebut sempat terkendala teknis, namun kini seluruh perizinan telah terbit. Pasar Gardu Asem telah mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) pada 18 November 2025, sementara Pasar Kramat Jaya mengantongi PBG sejak 23 April 2024.

Agus menargetkan konstruksi Pasar Kramat Jaya rampung pada akhir Januari 2027 atau sekitar delapan bulan pengerjaan. Sementara Pasar Gardu Asem diperkirakan selesai akhir Maret 2027 atau sekitar sebelas bulan.

Selama pembangunan, pedagang Pasar Gardu Asem direlokasi ke tempat penampungan sementara di Pasar Nangka Bungur, sekitar 800 meter dari lokasi lama. Sementara Pasar Kramat Jaya tidak memiliki pedagang karena dibangun di lahan kosong.

"Kami memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan dan tidak ada gangguan signifikan bagi pedagang," kata Agus.

Simak juga Video 'Dukungan Pramono untuk Prabowo soal Bangun Hunian Warga Pasar Senen':

(bel/whn)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |