Polri Kirim 236 Personel BKO dan Bentuk 8 Posko Bantu Korban Gempa NTT

1 week ago 3
Manggarai -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan ada ratusan personel Polri dikirim untuk bantu korban terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka akan membantu proses pencarian hingga bantu pelayanan warga.

"Polri telah mengirimkan 236 personel bantuan BKO ke Polda NTT untuk mendukung kegiatan SAR dan evakuasi, pelayanan kesehatan dan bakti kesehatan, identifikasi korban, pencarian korban dengan K9, serta dukungan operasional lainnya," kata Kapolri Jenderal Sigit, Selasa (18/8/2026).

Hari ini, Kapolri bersama Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) meninjau pengungsian dan lokasi terdampak gempa di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur. Kapolri juga meninjau posko bantuan yang dibangun personel Polri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ratusan personel bawah kendali operasi (BKO) yang dikerahkan terdiri dari 101 personel Korbrimob Polri, 40 personel Polda Jatim, 21 personel Polsatwa dengan 10 anjing K9, 12 personel Tim Trauma Healing SSDM Polri, dan 11 personel Pusdokkes Polri.

Selain itu, ada 10 personel Divpropam Polri, 9 personel Divhumas Polri, 7 personel kru Pesawat CN, 6 personel SDM Polda NTB, 5 personel kru Pesawat Casa, 4 personel kru Pesawat Beechjet, 4 personel SDM Polda Bali, 3 personel DVI Polri, dan 3 personel Slog Polri.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) meninjau warga terdampak gempa di NTT. (dok Polri)Kapolri meninjau warga terdampak gempa di NTT sedang melakukan pengecekan kesehatan. (dok Polri)

"Dalam mendukung percepatan penanganan bencana, Polri telah membentuk 8 Posko Tanggap Bencana, terdiri dari 1 posko di Labuan Bajo serta 7 posko pada Polres terdampak," ujarnya.

Posko tersebut berfungsi sebagai pusat koordinasi dan pengendalian penanganan bencana, sekaligus mempercepat proses evakuasi, pelayanan kepada masyarakat, pendataan korban dan kerusakan, pendistribusian bantuan, serta pengamanan di wilayah terdampak. Polri menyalurkan 247 ton bantuan untuk korban terdampak gempa.

Polri juga mengirimkan 247,66 ton bantuan logistik dan kemanusiaan, terdiri dari 19,59 ton dari Mabes Polri dan 228,07 ton dari 5 Polda jajaran. Bantuan tersebut berupa makanan dan minuman, obat, pakaian, selimut, genset, terpal, kendaraan, water treatment, hingga alat sinyal internet.

"Khusus hari ini, Polri menyalurkan bantuan kepada masyarakat di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur berupa 3.500 paket bansos, 500 buah mainan anak-anak, 39 buah kasur, 10 buah tandon air, serta 36 boks obat-obatan yang diangkut menggunakan 6 truk," ucapnya.

"Semoga bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat serta membantu memenuhi kebutuhan selama berada di lokasi pengungsian," tambah Kapolri.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) meninjau warga terdampak gempa di NTT. (dok Polri)Hari ini, Kapolri bersama Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) meninjau pengungsian dan lokasi terdampak gempa di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur. (dok Polri)

Polri juga menyiagakan Kapal KP Bima 7014 kelas A3, 2 unit helikopter AW 169 dan 1 unit helikopter Bell-429; serta 1 unit Pesawat CN, Casa, dan Beechjet untuk mendukung pelayanan dan penanganan masyarakat terdampak gempa.

"Polri akan terus berkomitmen untuk membersamai masyarakat dalam menghadapi masa-masa sulit ini, serta bersinergi dengan TNI, BNPB, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait guna mempercepat penanganan bencana, pemulihan wilayah terdampak, serta menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat," ungkap dia.

Tonton juga video "BPOM Pastikan Keamanan Pangan dan Obat untuk Korban Gempa NTT"

(jbr/dhn)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |