Pelempar Petasan ke Angkot di Tangerang Minta Maaf, Kasus Berakhir Damai

1 day ago 5

Tangerang -

Polisi mengamankan tiga orang pemuda yang viral melemparkan petasan kepada sopir angkot di Cipondoh, Kota Tangerang. Kasus tersebut berakhir damai setelah kedua pihak dipertemukan dan para pelaku meminta maaf.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Parikhesit, menjelaskan, setelah video tersebut beredar luas, pihaknya segera melakukan klarifikasi, pendalaman informasi, serta mempertemukan kedua belah pihak.

"Kami bergerak cepat menelusuri kebenaran video yang beredar. Setelah dilakukan klarifikasi terhadap korban dan para pelaku, kami memfasilitasi pertemuan guna penyelesaian secara kekeluargaan dengan tetap mengedepankan prinsip hukum dan keadilan," ujar AKBP Parikhesit, Jumat (27/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diketahui, ada dua orang sopir yang menjadi korbannya. Mereka adalah Muhamad Gazali (51) dan Marjono (51) yang merupakan sopir angkot B02 rute Cikokol-Ciledug. Adapun, ketiga pelaku yang melemparkan petasan masing-masing berinisial DA (20), RDS (16), dan UPY (21).

Ketiga pelaku dan kedua korban dipertemukan di Mapolres Metro Tangerang Kota. Orang tua ketiga pelaku turut hadir di situ.

Dalam forum mediasi tersebut, para pelaku dan keluarganya menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada kedua pengemudi atas tindakan yang telah dilakukan. Mereka juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

"Para pelaku menyadari kesalahannya dan telah meminta maaf kepada korban serta masyarakat. Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan perkara ini secara damai dengan dibuatkan surat kesepakatan bersama," imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Raden Muhammad Jauhari menegaskan bahwa pendekatan problem solving dilakukan dengan mempertimbangkan aspek kemanusiaan, usia pelaku, serta dampak sosial yang ditimbulkan, tanpa mengabaikan tanggung jawab hukum.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Media sosial bukan ruang untuk mencari sensasi dengan cara yang melanggar hukum," ujar Jauhari.

Viral di Medsos

Sebuah rekaman video yang memperlihatkan aksi sekelompok pemuda melemparkan petasan kepada sopir angkot di kawasan Kota Tangerang beredar di media sosial. Polisi menyelidiki kejadian tersebut.

Dalam video yang beredar, terlihat awalnya beberapa pemuda sedang memegang petasan. Jumlah petasan yang mereka pegang cukup banyak.

Video lainnya memperlihatkan pemuda tersebut kemudian berkeliling menggunakan motor. Mereka lalu melemparkan petasan tersebut ke sebuah angkot yang sedang berjalan.

Sopir angkot tersebut terlihat kaget saat dilempari petasan. Petasan itu masuk tepat ke dalam angkot di sisi kiri jok sopir. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di Jalan Maulana Hasanudin RT 07/01, Kelurahan Cipondoh, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, pada Selasa (24/2).

(mea/dhn)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |