Pelaku Penyerangan di Ritel Jaksel Berjumlah 7 Orang, Motif Masih Misteri

1 day ago 5

Jakarta -

Pihak kepolisian masih menyelidiki aksi penyerangan oleh tujuh orang pria di toko ritel di Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Pelaku berjumlah tujuh orang masih diselidiki polisi, termasuk apa motifnya masih diusut.

"Hasil daripada penyelidikan di sana tercatat bahwa ada 7 orang yang memang di sana melakukan pemukulan. (Motif penyerangan) sementara masih kita lakukan penyelidikan," kata Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih, Senin (2/2/2026).

Murodih menjelaskan awal mula terjadinya penyerangan oleh sekelompok pelaku yang terjadi pada Jumat (30/1) dini hari. Kejadian bermula saat mobil putih tiba-tiba menyeruduk motor yang diparkir di depan ritel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya di TKP (tempat kejadian perkara) atas hasil penyelidikan bahwa ada satu kendaraan roda empat menabrak kendaraan roda dua, sehingga di sana terjadi cekcok," jelasnya.

Diperikirakan pelaku penyerangan berjumlah tujuh orang. Dia menyebut kemudian mereka langsung melakukan penyerangan usai cekcok terjadi.

"Nah setelah itu turun 7 orang, setelah itu melakukan pemukulan terhadap karyawan itu," imbuhnya.

Sementara itu, identitas para terduga pelaku masih dalam penelusuran. Pihak kepolisian telah melakukan pengecekan ke lokasi dan memeriksa para saksi.

"Dari kita, pihak kepolisian sudah mengambil langkah-langkah, yang pertama melakukan penyelidikan dan pengecekan TKP ya, kemudian juga memeriksa saksi-saksi yang ada di sana," bebernya.

"Nah, untuk kelanjutannya memang kita masih menunggu ya untuk korban bisa melapor baik ke Polres maupun Polsek. Sampai saat ini memang kita masih menunggu ya belum ada korban untuk melaporkan," tambah dia.

Viral di Medsos

Sebelumnya, video penyerangan terhadap sejumlah pegawai toko ritel di Pasar Minggu, Jakarta Selatan (Jaksel), beredar di media sosial. Mereka diserang oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK).

Dalam video yang dilihat, mulanya sejumlah pegawai sedang berkumpul. Kemudian datang sekelompok orang tiba-tiba menyerang.

Terlihat sekelompok orang tersebut ada yang memukul pegawai. Pelaku juga ada yang mengacak-acak barang di sekitar lokasi kejadian. Sejumlah orang itu bahkan masih menyerang pegawai yang sudah masuk ke dalam toko.

Dinarasikan bahwa kejadian berawal ketika ada mobil yang menabrak sepeda motor yang terparkir di area parkiran toko. Pemilik sepeda motor kemudian meminta pertanggungjawaban.

Pengendara mobil mengatakan bersedia bertanggung jawab, namun memanggil keluarganya. Begitu tiba, mereka langsung melakukan penyerangan.

Dikonfirmasi, Kapolsek Pasar Minggu Kompol Anggiat Simambela mengatakan pihaknya sudah menelusuri. Hasilnya sesuai dengan keterangan di media sosial bahwa ada perselisihan yang memicu penyerangan.

"Sesuai dengan yang di IG (Instagram) tersebut, ada perselisihan," kata Anggiat.

(rdh/mea)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |