Jakarta - Pihak pengelola siap ganti rugi buntut insiden pecah ban sejumlah mobil yang terjadi di Tol Jagorawi arah Bogor beberapa hari yang lalu. Pengguna jalan yang terdampak akan dihubungi.
"Sebagai bentuk tanggung jawab, kami juga telah menghubungi pengguna jalan yang terdampak serta mengumpulkan data yang dibutuhkan sebagai bagian dari proses klaim atas ganti rugi kerusakan kendaraan yang dialami pengguna jalan," kata Senior General Manager JMT Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, Sabtu (2/5/2026).
Pihaknya juga meminta maaf kepada pengguna jalan atas insiden yang terjadi. Untuk jalan yang mengalami kerusakan, pihaknya juga telah melakukan perbaikan.
"Berdasarkan penelusuran petugas di lapangan, teridentifikasi delapan titik perkerasan yang mengalami kerusakan mulai dari Km 17 sampai dengan Km 22 ruas Tol Jagorawi arah Ciawi," jelasnya.
Dia mengatakan akan terus memantau hasil pekerjaan perbaikan itu. Hal itu dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
"Kami terus memantau hasil pekerjaan untuk mencegah kerusakan berulang, mempertimbangkan intensitas hujan yang masih cukup tinggi di wilayah Jalan Tol Jagorawi," ucapnya.
Sebelumnya, viral di media sosial video sejumlah mobil diduga mengalami pecah ban hampir secara bersamaan di Tol Jagorawi arah Bogor, Jawa Barat. Sejumlah mobil yang diduga mengalami pecah ban itu tampak menepi di bahu jalan.
Dalam video yang beredar, peristiwa terjadi pada Kamis (30/4) kemarin. Saat itu, petugas derek dan kepolisian terlihat sudah berada di lokasi kejadian.
Dalam keterangannya, Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Alvin Andituahta Singarimbun, mengatakan pihaknya segera melakukan pengecekan. Jasamarga juga meminta maaf atas kejadian tersebut.
"Laporan awal dari pengguna jalan diterima sekitar pukul 17.40 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, petugas langsung melakukan penelusuran jalur dan pemeriksaan kondisi perkerasan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan pengguna jalan," kata Alvin dalam keterangannya, Jumat (1/5).
Berdasarkan hasil pemeriksaan, petugas menemukan delapan titik kerusakan pekerjaan jalan. Kerusakan di sekitar lokasi kejadian itu berpotensi mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
"Menindaklanjuti temuan tersebut, JMTM langsung melakukan perbaikan sementara di beberapa lokasi dikarenakan hujan yang masih terus mengguyur Jalan Tol Jagorawi," ucapnya. (rdh/azh)















































