Menko Pangan Salurkan Bantuan Beras bagi 1.800 KPM di Kota Sorong

3 hours ago 6

Jakarta -

Pemerintah terus memastikan bantuan pangan menjangkau masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah Indonesia. Salah satunya melalui penyaluran Bantuan Pangan Beras Periode Juli-September 2026 yang secara simbolis dimulai oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, di Kelurahan Malabutor, Kecamatan Sorong Manoi, Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Sebanyak 1.800 Kelompok Penerima Manfaat (KPM) di Kelurahan Malabutor yang masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil 1-4 menerima bantuan tersebut. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan berupa 30 kilogram beras untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga selama periode tiga bulan.

Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi, terutama bagi keluarga yang membutuhkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang paling penting adalah masyarakat bisa merasakan langsung kehadiran pemerintah. Bantuan ini kita pastikan sampai kepada mereka yang memang membutuhkan, tepat sasaran dan tepat waktu," ujar Zulkifli Hasan dalam keterangan tertulis, Kamis (3/9/2026).

Hal itu dikatakan Zulhas saat agenda penyaluran Bantuan Pangan Beras Periode Juli-September 2026 kepada masyarakat penerima manfaat di Kelurahan Malabutor, Kecamatan Sorong Manoi, Kota Sorong, Rabu (2/9).

Menurutnya, pangan bukan sekadar persoalan ketersediaan beras, tetapi juga menyangkut kemampuan setiap keluarga untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Karena itu, pemerintah terus memperkuat berbagai kebijakan yang dapat menjaga ketahanan pangan sekaligus melindungi masyarakat rentan.

"Kita ingin masyarakat tidak perlu khawatir soal kebutuhan pangan. Negara hadir, pemerintah hadir, dan kita terus berupaya memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi," tegasnya.

Penyaluran bantuan pangan beras ini juga menjadi bagian dari implementasi arahan Presiden untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bagi masyarakat di daerah seperti Papua Barat Daya, program bantuan pangan memiliki arti penting. Selain membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi keluarga penerima manfaat untuk mengalokasikan penghasilannya bagi kebutuhan lain, seperti pendidikan, kesehatan, dan keperluan keluarga sehari-hari.

Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dan Perum BULOG terus memperkuat koordinasi agar penyaluran bantuan dapat berjalan lancar hingga ke tingkat masyarakat. Data penerima juga terus menjadi perhatian agar bantuan benar-benar diterima oleh kelompok masyarakat yang menjadi sasaran program.

Kunjungan kerja Kemenko Pangan ke Sorong sekaligus menegaskan bahwa upaya menjaga ketahanan pangan dan memberikan perlindungan sosial tidak hanya berpusat di wilayah perkotaan dan pusat pemerintahan. Pemerintah memastikan program pangan nasional dapat menjangkau berbagai daerah, termasuk wilayah Indonesia Timur.

Melalui penyaluran Bantuan Pangan Beras Periode Juli-September 2026, pemerintah kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga ketersediaan pangan, melindungi masyarakat yang membutuhkan, dan memastikan setiap kebijakan pangan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari masyarakat.

(prf/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |