PUNCAK - Di tengah keterbatasan yang membentang di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua, sebuah kisah kepedulian tulus terjalin. Pos Pintu Jawa dari Satgas Yonif 142/KJ pada Senin (12/1/2026) membuktikan bahwa pengabdian prajurit melampaui sekadar menjaga keamanan, namun juga merawat denyut kehidupan masyarakat.
Menyapa langsung warga yang selama ini bergulat dengan sulitnya akses ke fasilitas kesehatan dasar, personel Satgas hadir dengan senyum dan sentuhan kemanusiaan. Pemeriksaan kesehatan, pengobatan ringan, hingga pemberian obat-obatan menjadi wujud nyata empati mereka, membuka ruang dialog dan kedekatan yang lebih dari sekadar pelayanan medis.
“Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjaga kehidupan. Pelayanan kesehatan ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab kami sebagai prajurit TNI untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau layanan medis, ” ujar Kapten Inf Iswan Arahap, mewakili Pos Pintu Jawa.
Kapten Iswan menambahkan, kegiatan ini merupakan bukti nyata peran TNI sebagai tentara rakyat, yang selalu menempatkan nilai kemanusiaan di garda terdepan dalam setiap tugasnya di tanah Papua.
Antusiasme warga tak terbendung. Wajah-wajah penuh harap berdatangan, merasakan langsung manfaat dari kehadiran para ksatria penjaga negeri ini. Bagi mereka yang harus menempuh perjalanan jauh demi secercah harapan kesehatan, uluran tangan TNI ini sungguh berarti.
“Kami bersyukur bapak-bapak TNI mau datang dan membantu kami. Pelayanan kesehatan ini sangat berarti bagi masyarakat di sini. Kehadiran TNI memberi rasa aman dan perhatian bagi kami, ” ungkap salah seorang tokoh masyarakat Distrik Sinak, memecah keheningan dengan suara penuh haru.
Pos Pintu Jawa Satgas Yonif 142/KJ tak hanya sekadar mengamankan wilayah, namun telah menanamkan benih harapan dan merawat kehidupan di hati masyarakat Papua. Mereka adalah ksatria berhati tulus, yang hadir di ujung negeri untuk memberikan arti.


















































