Sampah plastik hingga kulit jagung di Kemanggisan, Jakarta Barat, tak cuma ditumpuk atau langsung dibuang ke tempat pembuangan akhir. Warga setempat mendaur ulang sampah tersebut menjadi busana untuk memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Pantauan detikcom, Rabu (19/8/2026), proses daur ulang sampah itu dilakukan di RPTRA Manggis, Jakbar. Sampah plastik, karung beras, kardus hingga kulit jagung dibersihkan oleh warga dan dirangkai menjadi kostum adat daerah dan modern.
Sampah yang digunakan berasal dari sekitar RPTRA. Sebelum dirangkai jadi busana untuk lomba, sampah itu direndam dan dicuci bersih dengan air hangat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga kemudian merancang busana yang akan dibuat dari sampah itu. Semua prosesnya dilakukan di RPTRA.
"Manfaatnya untuk kita mengenalkan kalau sampah itu sendiri kita daur ulang itu bisa bermanfaat, bukan sampah saja yang dibuang langsung ditaruh di tempat sampah, kita daur ulang kembali, kita bisa bermanfaat untuk fashion. Dan juga mungkin karena ini spesial acara Hari Kemerdekaan mungkin ya," ujar salah satu warga, Sri Puji Astuti.
Proses daur ulang sampah jadi busana untuk lomba fashion show di Jakbar (Shonya/detikcom)
Sri mengatakan kelompoknya mencari ide dari TikTok. Dia mengatakan ide itu kemudian didiskusikan.
"Kita lihat-lihat, scroll TikTok jika bisa. Ide dari teman-teman yang lain, apa nih masukan dari yang lain. Jadi kita bareng-bareng idenya," ujarnya.
Sri mengatakan daur ulang sampah itu dilakukan saat pulang kerja. Proses pengerjaan kostum itu membutuhkan waktu hampir satu minggu.
Selain ibu-ibu, pembuatan kostum dari sampah itu juga menarik perhatian anak-anak sekitar RPTRA Manggis. Tampak sejumlah anak membantu proses pembuatan kostum.
Dilihat dari situs resmi Pemkot Jakarta Barat, lomba busana kreatif dengan sampah daur ulang ini digelar untuk memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan RI. Daur ulang sampah ini juga merupakan implementasi Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 tahun 2026 mengenai Pemilahan dan Pengolahan Sampah.
Lihat juga Video: Wilsen Willim, Bereksperimen Melalui Kain Tenun Daur Ulang
(haf/haf)

















































