loading...
Badko HMI Sumut mendapatkan dukungan resmi dari Gubernur Bobby Nasution terkait Kongres HMI ke-XXXIII yang direncanakan berlangsung di Sumatera Utara. Foto/Dok. SindoNews
MEDAN - Peringatan Milad ke-79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menjadi momentum strategis bagi konsolidasi ideologis dan organisatoris HMI, khususnya di Sumatera Utara. Bahkan Badan Koordinasi (Badko) HMI Sumut mendapatkan dukungan resmi dari Gubernur Bobby Nasution serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terkait Kongres HMI ke-XXXIII yang direncanakan berlangsung di Sumatera Utara.
Dukungan tersebut dinilai sebagai bentuk pengakuan pemerintah daerah terhadap eksistensi dan kontribusi HMI. Bobby Nasution dalam keterangannya menegaskan HMI memiliki rekam jejak panjang dalam melahirkan kader-kader bangsa yang berkapasitas intelektual, memiliki kepekaan sosial, serta berperan aktif dalam dinamika kebangsaan. Baca juga: Gelar Hening Cipta dan Doa Kebangsaan, PB HMI Komitmen Kawal Demokrasi
Oleh karena itu, Kongres HMI XXXIII diharapkan dapat menjadi ruang dialektika nasional untuk melahirkan gagasan-gagasan strategis terkait pembangunan daerah dan masa depan Indonesia. ”Dukungan pemerintah daerah merupakan mandat moral bagi HMI untuk terus memperkuat peran intelektual kader dalam mengawal arah kebijakan publik,” kata Ketua Badko HMI Sumatera Utara, Yusril Mahendra Butarbutar dalam keterangan tertulis, Senin (9/2/2025).
HMI memandang pembangunan Sumatera Utara tidak semata sebagai proses teknokratis, melainkan agenda politik kebangsaan yang harus berpijak pada nilai keadilan, partisipasi publik, dan keberlanjutan. ”Dalam posisi itu, HMI siap menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,” ujarnya.
Selain agenda konsolidasi organisasi, peringatan Milad ke-79 HMI juga diisi dengan kegiatan sosial. Badko HMI Sumatera Utara mengundang dan memberikan santunan kepada 79 anak yatim, sebagai bentuk kepedulian sosial dan pengamalan nilai keumatan yang menjadi ruh perjuangan HMI.
Kegiatan ini menegaskan HMI tidak hanya bergerak dalam ranah intelektual dan politik kebijakan, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat melalui aksi nyata. Dengan semangat Milad ke-79, HMI meneguhkan kembali khitah perjuangannya sebagai organisasi kader, organisasi umat, dan organisasi kebangsaan. Baca juga: Prabowo Apresiasi Penanganan Bencana di Sumut: Sebagian Besar Sudah Mengalami Perbaikan
Ke depan, Badko HMI Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk membangun sinergi strategis dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan. ”Tentu tanpa menghilangkan independensi organisasi serta daya kritis kader,” tuturnya.
(poe)


















































