Tragedi kebakaran wahana ghost train di Luna Park, Sidney, Australia merupakan salah satu insiden paling misterius. Hingga saat ini, penyebab kebakaran itu masih misterius.
Dikutip dari laman Museum of Fire, tragedi kebakaran ghost train atau kereta hantu di Luna Park, Sidney ini terjadi pada Sabtu malam, 9 Juni 1979. Awalnya, pusat kendali pemadam kebakaran setempat menerima laporan pertama mengenai kebakaran di wahana Ghost Train sekitar pukul 22.00.
Unit pemadam kebakaran dari Crows Nest dan Neutral Bay tiba pertama kali di lokasi kejadian. Mereka datang saat kepulan asap tebal setinggi 100 meter membubung dari wahana tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas membutuhkan waktu lebih lama dari perkiraan untuk mencapai titik api. Sebab, Luna Park hanya memiliki satu jalan akses keluar-masuk. Hal ini menyulitkan armada pemadam masuk karena harus berpapasan dengan kerumunan pengunjung yang sedang panik menyelamatkan diri.
Di sana, petugas mendapati seluruh bagian dalam bangunan wahana telah habis dilalap api. Suhu panas yang sangat ekstrem dan kobaran api yang dahsyat membuat petugas sama sekali tidak bisa masuk untuk memadamkan api dari dalam ataupun melakukan pencarian korban.
Kebakaran sempat merembet ke wahana Big Dipper di atasnya dan River Caves di dekatnya, namun petugas bisa memadamkan rambatan tersebut menggunakan pasokan air yang disedot langsung dari pelabuhan.
Wahan benar-benar rusak. Kerusakan total ini diperparah oleh penggunaan bahan bangunan yang sangat mudah terbakar serta tidak adanya sistem penyiram air otomatis (sprinkler system) di dalam wahana tersebut.
Korban Jiwa
Petugas pun melakukan evakuasi selama enam jam dengan menyingkirkan puing-puing bekas kebakaran. Petugas mengevakuasi jasad tujuh korban tewas. Para korban terdiri dari satu orang dewasa dan enam anak-anak.
Tragedi ini membuat Luna Park ditutup untuk waktu yang lama sebelum akhirnya dibuka kembali di bawah kepemilikan baru pada tahun 1982.
47 Tahun Kasus Tetap Misterius
Adapun terkait penyebab kebakaran, polisi sempat menyelidikinya dan menemukan dugaan pembakaran secara sengaja.
Namun, dalam laporan ABC News pada 2021, polisi New South Wales (NSW) memimpin penyelidikan saat itu, Detektif Inspektur Doug Knight, menyimpulkan bahwa kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik (electrical fault).
Pihak kemudian kepolisian membatalkan pencarian tersangka dan mengabaikan berbagai petunjuk penyelidikan. Sebaliknya, investigasi oleh ABC News mengungkap adanya tumpang-tindih kesaksian dari staf dan pengunjung mengenai keberadaan sekelompok orang mencurigakan serta aroma minyak tanah (kerosene) pada malam kejadian.
Salah satu saksi, Alan Chappell selaku pengawas staf Luna Park, sempat menegur sekelompok pemuda berjaket kulit, di mana salah satunya memiliki deskripsi fisik yang sangat cocok dengan detail pelaku yang digambarkan oleh saksi lainnya.
Sedangkan operator wahana, Albert Bessell mengaku melihat rombongan sekitar 9 pria dan beberapa wanita yang tampak seperti anggota geng motor masuk ke wahana 10 menit sebelum kebakaran. Kendati demikian, detail ini tidak pernah dimasukkan oleh polisi dalam penyelidikannya.
Hingga sekarang, 47 tahun berlalu, insiden kebakaran kereta hantu itu masih menjadi misteri.
(rdp/imk)

















































