Harris Arthur Titip 4 Amanah Ini ke Pengurus Peradi Profesional DKI

4 hours ago 2

Jakarta -

Ketua Umum Peradi Profesional Prof Harris Arthur Hedar mengingatkan pentingnya menjaga marwah, profesionalisme, dan integritas advokat. Pesan itu ia sampaikan saat melantik jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Peradi Profesional DKI Jakarta masa bakti 2026-2031.

"Pelantikan ini sebagai momentum penting dalam perjalanan serta konsolidasi organisasi Peradi Profesional di daerah, khususnya di DKI Jakarta," kata Harris dalam keterangan tertulis, Minggu (30/8/2026)

Pelantikan berlangsung di Hotel JW Marriott, Kuningan, Jakarta, Jumat (28/8) lalu. Harris menegaskan pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni pergantian atau pengukuhan kepengurusan, melainkan awal dari perjalanan panjang menjaga marwah advokat. Ia menyebut pelantikan ini istimewa karena menjadi pelantikan DPD pertama sejak dirinya menjabat sebagai Ketua Umum Peradi Profesional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kepada seluruh pengurus yang baru dilantik, saya ingin menegaskan bahwa bukan hanya sekadar menjadi pengurus di DKI, tapi juga sedang meletakkan standar bagi pengurus Peradi Profesional yang hadir di seluruh Indonesia. Apa yang kita mulai dari Jakarta akan dilihat, dinilai, dan insyaallah menjadi contoh bagi daerah lainnya," ujarnya.

Harris menekankan bahwa DPD DKI Jakarta harus menjadi etalase organisasi yang kuat secara kelembagaan, tertib dalam tata kelola, bermartabat dalam perilaku, berkualitas dalam pelayanan anggota, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan penegakan hukum.

"Peradi Profesional lahir bukan sekadar untuk menambah jumlah organisasi advokat di Indonesia. Kehadiran kita harus membawa nilai, kualitas, dan perubahan. Kita ingin membangun organisasi advokat yang menjadikan profesionalisme, integritas, kompetensi, independensi, dan kehormatan profesi sebagai fondasi utama, sesuai arti dari Officium Nobile yang menjadi dasar seorang advokat," ujar dia.

Ia menambahkan, nama 'Profesional' yang disematkan pada organisasi tersebut mengandung tanggung jawab besar.

"Setiap advokat yang berada di Istana besar ini harus terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, memiliki keberanian, dan menunjukkan kualitas melalui pengabdian nyata," jelasnya.

Empat Amanah untuk Pengurus Baru

Dalam kesempatan itu, Harris menitipkan empat amanah kepada pengurus DPD DKI Jakarta yang baru dilantik. Di antaranya menjaga nama baik dan marwah organisasi, menjadikan DPD DKI Jakarta sebagai pusat peningkatan kualitas advokat, menjaga kode etik dan kehormatan profesi, serta hadir dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Saya tidak ingin Peradi Profesional hanya terlihat ketika ada pelantikan, seminar, atau kegiatan seremonial. Saya ingin masyarakat mengenal kita karena manfaat dan pengabdian kita," ujarnya.

Sebagai DPD yang berkedudukan di ibu kota, Harris menilai DPD Peradi Profesional DKI Jakarta memikul tanggung jawab strategis karena Jakarta merupakan pusat pemerintahan, penegakan hukum, perekonomian, dunia usaha, diplomasi, serta berbagai institusi nasional dan internasional.

"Advokat bukan sekadar profesi, melainkan salah satu pilar penting dalam penegakan hukum yang memiliki tanggung jawab besar terhadap keadilan dan perlindungan hak-hak masyarakat. Advokat tidak boleh hanya hadir ketika kepentingan klien membutuhkan pembelaan. Advokat juga harus hadir ketika hukum dan keadilan membutuhkan keberanian untuk diperjuangkan," katanya.

Ia berharap DPD DKI Jakarta dapat menjadi barometer Peradi Profesional di seluruh Indonesia melalui karya nyata, manfaat bagi anggota, serta kontribusi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Dalam kesempatan yang sama, Harris juga menyinggung soal pendidikan profesi advokat. Ia berharap Peradi Profesional DKI Jakarta dapat memperkuat Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dan Pendidikan Profesi Advokat (PPA) guna membangun profesi advokat yang berkualitas.

Menurutnya, PKPA dan PPA merupakan bagian penting dalam membangun generasi advokat yang tidak hanya menguasai hukum secara teoritis, tetapi juga memiliki keterampilan profesional, etika, integritas, serta kemampuan menghadapi perkembangan praktik hukum, baik secara nasional maupun global.

Peradi Profesional turut mendorong kerja sama dengan perguruan tinggi dan berbagai institusi terkait untuk mempertemukan kekuatan akademik dengan pengalaman praktik hukum.

Lihat juga Video: Wajah Peradilan Indonesia di Mata PERADI

(akn/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |