Kapolri Minta Maaf Bila Sering Terjadi Gesekan: Polri Terus Berbenah

4 hours ago 4
Jakarta -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf secara terbuka terkait pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan yang memicu gesekan dengan masyarakat. Hal itu disampaikam Kapolri dalam acara buka puasa bersama organisasi kemasyarakatan hingga mahasiswa.

"Saya secara pribadi dan selaku pimpinan dari institusi Polri, memohon maaf apabila dalam pelaksanaan tugas anak-anak kami dalam menjaga stabilitas Kamtibmas di lapangan, mungkin sering terjadi gesekan yang kemudian bisa menimbulkan korban di kedua belah pihak," ujar Jenderal Sigit di Auditorium Mutiara STIK/PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolri menyatakan bahwa bentrokan atau jatuhnya korban bukanlah tujuan dari Polri. "Namun yakinlah bahwa ini bukan tujuan yang kami cari," ucapnya.

Jenderal Sigit mengaku menyadari institusi yang dipimpinnya belum sempurna dan masih memerlukan banyak pembenahan. Oleh karena, dia meminta masyarakat untuk ikut menjaga demokrasi tetap berjalan dengan baik, tertib, dan aman.

"Kami menyadari bahwa Polri masih belum sempurna. Oleh karena itu, kami mohon maaf, kami titip diri apabila di dalam pelaksanaan tugas kami masih terdapat kekurangan, termasuk ada tindakan dari individu-individu ataupun oknum-oknum yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya, yang tentunya kemudian mencederai rasa keadilan publik," lanjut dia.

Dalam upaya pembenahan tersebut, Sigit berkomitmen untuk menindak tegas setiap anggota Polri yang terbukti melakukan pelanggaran atau mencederai rasa keadilan publik.

"Polri tentunya berkomitmen untuk terus berbenah untuk memenuhi harapan masyarakat. Polri akan memberikan sanksi yang tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku secara transparan dan akuntabel terhadap anggota-anggota yang melakukan penyimpangan," tegasnya.

Dia juga menekankan bahwa Polri senantiasa terbuka terhadap kritik dan masukan. Menurutnya, kritik adalah bagian vital dari kehidupan demokrasi dan menjadi bahan evaluasi agar Polri semakin Presisi dan dicintai masyarakat.

"Kami titip tolong jaga, tolong kawal institusi kami, institusi Polri, agar betul-betul bisa melaksanakan amanat reformasi, dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, untuk terus bisa menjadi lebih baik dan sesuai dengan apa yang menjadi harapan masyarakat," pungkas Jenderal Sigit.

(ond/isa)


Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |