Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Sandi Nugroho menggelar evaluasi kompetensi sumber daya manusia (SDM) di jajaran Polda Sumsel. Dia mengatakan peningkatan kompetensi personel merupakan hal penting.
Evaluasi digelar dalam kegiatan coffee morning sekaligus paparan Pejabat Utama terkait tugas pokok dan fungsi Biro SDM Polda Sumsel di Ruang Cafe 96 Gedung Promoter Polda Sumsel, Senin (6/4/2026). Selain Sandi, kegiatan itu diikuti Wakapolda Sumsel, Irwasda Polda Sumsel, serta para Pejabat Utama Polda Sumsel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kegiatan tersebut digelar untuk evaluasi bersama kondisi riil personel, tantangan pembinaan SDM, serta langkah strategis memperkuat profesionalisme anggota Polda Sumsel. Sandi mengatakan evaluasi terhadap personel tidak cukup hanya dari aspek kuantitas, tetapi juga harus kualitas kemampuan, pengetahuan, keterampilan, mental, fisik, dan etika personel.
"Kompetensi anggota adalah syarat wajib agar pelaksanaan tugas berjalan profesional. Karena itu, pelatihan bukan lagi sekadar membuat anggota lebih pintar, tetapi harus menjadi kebutuhan dasar agar personel mampu menjalankan tugas dengan baik dan benar," ujar Sandi seperti dikutip dari keterangan tertulis.
Dia menekankan setiap satuan kerja mampu membangun budaya belajar yang konsisten dan terarah. Menurutnya, peningkatan kemampuan personel tidak harus bergantung pada anggaran besar, namun dapat dilakukan melalui pelatihan rutin, pembelajaran mandiri, dan pemanfaatan pengetahuan dari personel yang telah memiliki pengalaman serta kompetensi tertentu.
Karo SDM Polda Sumsel Kombes Sudrajad Hariwibowo mengatakan pembinaan SDM mencakup seluruh siklus manajemen personel, mulai dari rekrutmen, pendidikan, penggunaan, perawatan, hingga pengakhiran dinas. Dia juga menyoroti pentingnya percepatan peningkatan kompetensi anggota.
"Masih banyak personel yang belum mengikuti pendidikan kejuruan, sehingga percepatan peningkatan kompetensi harus terus didorong melalui program Polri Belajar dan latihan mandiri di satker maupun satwil," ujar Sudrajad.
Selain itu, dia menjelaskan arah kebijakan SDM Polda Sumsel Tahun 2026 difokuskan pada penerimaan anggota Polri yang BETAH, optimalisasi digitalisasi pelayanan SDM, peningkatan kompetensi dan pendidikan personel, penguatan nilai humanis yang menjunjung hak asasi manusia, serta penguatan integritas dan kesejahteraan personel.
Melalui kegiatan ini, Polda Sumsel menegaskan komitmen membangun SDM Polri yang unggul, profesional, dan berintegritas. Evaluasi bersama tersebut diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat kualitas personel, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di Sumatera Selatan.
Simak Video "Video: Momen Penangkapan 5 Pelaku Pungli di Simpang Tol Keramasan Palembang"
[Gambas:Video 20detik]
(haf/dhn)

















































