Jalan Licin Makan Korban, Pramono Minta Pedagang Luar Kramat Jati Ditertibkan

4 days ago 3

Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pedagang yang berjualan di luar area Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, ditertibkan. Hal itu menyusul adanya warga yang tewas akibat kondisi jalan yang licin di kawasan tersebut.

Pramono mengatakan penataan pedagang di Kramat Jati telah dikoordinasikan dengan Wali Kota Jakarta Timur dan Direktur Utama Pasar Jaya.

"Yang pertama sudah dilakukan koordinasi dengan Wali Kota dan Dirut Pasar Jaya. Sudah diminta untuk pedagang yang berada di luar yang bisa mengganggu lalu lintas karena airnya membuat licin dan sebagainya segera diminta untuk masuk ke dalam," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (20/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pramono mengatakan penertiban pedagang di luar area pasar akan dikoordinasikan oleh Wali Kota Jakarta Timur. Sementara itu, Pasar Jaya diminta turut terlibat karena lokasi tersebut berada dalam area pengelolaan BUMD tersebut.

"Dan dilakukan penertiban untuk itu dikoordinasikan oleh Wali Kota Jakarta Timur. Tetapi kemudian karena ini areanya area Pasar Jaya, saya sudah minta kepada Dirut Pasar Jaya juga ikut terlibat dalam hal ini," ujarnya.

Menurut Pramono, penataan tersebut perlu dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. "Karena bagaimanapun ini nggak boleh terulang kembali," tegasnya.

Sebelumnya, jalan depan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim), yang licin kembali menimbulkan korban jiwa. Kurang dari sebulan, terjadi dua kecelakaan maut di ruas Jalan Raya Bogor arah selatan.

Pada Kamis (30/7), seorang pria berinisial SM (52) tewas dan pria yang membonceng, SYD (43), terluka setelah terlibat kecelakaan dengan truk. Kecelakaan itu terjadi di Jalan Raya Bogor, tepatnya depan pintu masuk Pasar Kramat Jati sekitar pukul 13.30 WIB.

Terbaru, pada Senin (17/8), pukul 06.00 WIB, seorang pelajar berinisial HH terjatuh dari motor diduga akibat permukaan Jalan Raya Bogor yang licin. Siswa MAN 6 Jakarta Timur itu dalam perjalanan untuk mengikuti upacara hari kemerdekaan ke-81 RI.

"Di waktu yang bersamaan melintas kendaraan dump truk Dinas Kebersihan nopol B-9728-TOQ yang dikendarai AS, dan (korban) tergilas hingga meninggal dunia di TKP," kata Kasubdit Gakkum DitlantasPolda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, Senin (17/8).

(bel/zap)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |