Jakarta -
Pemerintah Indonesia telah memutuskan skema bekerja dari rumah atau WFH untuk menghemat energi. Badan Energi Internasional atau The International Energy Agency (IEA) menjelaskan WFH bisa memangkas konsumsi BBM mobil 2-6 persen di tingkat nasional.
Dikutip dari laman resminya, Rabu (1/4/2026), IEA menyarankan WFH sebagai langkah penghematan energi. WFH dinilai berdampak dalam upaya penghematan BBM kendaraan pribadi.
"Bekerja dari rumah dapat mengurangi konsumsi minyak dari kendaraan pribadi yang digunakan untuk bepergian. Meskipun tidak semua pekerjaan cocok untuk bekerja dari rumah, ini bisa menjadi langkah efektif jika pekerjaan tersebut memungkinkan," tulis lembaga yang berbasis di Prancis ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam risetnya, dijelaskan bahwa konsumsi BBM mobil pribadi cukup tinggi. IEA membuat simulasi bahwa WFH tiga hari bisa mengurangi konsumsi BBM mobil di tingkat nasional sampai 2-6 persen.
"Perjalanan pulang pergi menyumbang antara 5 persen dan 30 persen dari aktivitas mobil di berbagai wilayah. Karena tidak semua pekerjaan cocok untuk bekerja dari rumah, di tingkat nasional, tiga hari kerja jarak jauh (WFH) tambahan, bagi mereka yang pekerjaannya memungkinkan, dapat mengurangi konsumsi minyak dari mobil sebesar 2-6 persen," jelasnya.
Konsumsi BBM ini bisa dihemat lagi jika WFH ditambah. Bahkan konsumsi BBM bisa dipangkas hingga 20 persen.
"Jika pengemudi individu rata-rata beralih dari tidak bekerja jarak jauh menjadi tiga hari kerja jarak jauh dalam seminggu kerja lima hari, konsumsi minyak mobil pribadi mereka dapat dikurangi hingga 20 persen," lanjutnya.
IEA menyarankan agar pemerintah mengimbau pengusaha agar mengizinkan karyawan mereka bekerja dari rumah, dan dapat mewajibkan pejabat publik untuk bekerja dari rumah,
"Jika memungkinkan, dan menutup gedung-gedung publik pada hari-hari tertentu," lanjutnya.
Indonesia dan Negara Lain Berlakukan WFH
Sebagaimana diketahui, dalam jumpa pers pada Selasa (31/3/2026), pemerintah telah menjabarkan aturan WFH satu hari dalam sepekan bagi aparatur sipil negara. WFH bagi ASN diputuskan berlaku tiap hari Jumat.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan WFH karyawan swasta akan menyesuaikan karakteristik dan kebutuhan tiap sektor usaha. Untuk swasta, WFH sehari sepekan ini bersifat imbauan.
"Mengapa dipilih Jumat karena memang sebagian sudah beberapa kementerian lakukan itu kerja 4 hari dalam seminggu dengan aplikasi, ini pasca COVID kemarin," beber Airlangga dalam konferensi pers virtual.
Airlangga menyebut kebijakan 1 hari seminggu WFH bagi ASN hingga WFH karyawan swasta akan berpotensi menghemat kompensasi BBM hingga triliunan rupiah.
"Potensi penghematan dari kebijakan work from home ini yang langsung ke APBN adalah Rp 6,2 triliun berupa penghematan kompensasi BBM," kata Airlangga.
Selain Indonesia, ada beberapa negara lain yang juga memberlakukan WFH. Beberapa di antaranya Pakistan, Thailand, Sri Lanka, dan Mesir.
(rdp/imk)

















































