Jakarta - Hari Palang Merah Sedunia kembali diperingati pada 8 Mei 2026. Peringatan ini menjadi momentum global untuk menyoroti nilai kemanusiaan serta peran relawan dalam membantu sesama di berbagai situasi darurat.
Dikenal juga sebagai Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia (World Red Cross and Red Crescent Day), peringatan ini mengajak masyarakat untuk mengenal lebih jauh sejarahnya sekaligus memahami cara sederhana untuk ikut merayakannya.
Latar Belakang Sejarah
Merujuk situs International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC), Hari Palang Merah Sedunia berakar dari gerakan kemanusiaan internasional yang dipelopori oleh Henry Dunant. Ia merupakan tokoh yang menggagas berdirinya organisasi Palang Merah setelah menyaksikan penderitaan korban perang di Solferino, Italia, pada tahun 1859.
Gagasan tersebut kemudian melahirkan gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah yang berfokus pada bantuan kemanusiaan tanpa memandang latar belakang. Hingga kini, gerakan ini telah berkembang menjadi jaringan global yang aktif di berbagai negara dalam menangani bencana, konflik, dan krisis kesehatan.
Kenapa Diperingati 8 Mei?
Menurut penjelasan di situs IFRC, tanggal 8 Mei dipilih karena bertepatan dengan hari kelahiran Henry Dunant. Ia dianggap sebagai tokoh kunci di balik lahirnya gerakan kemanusiaan internasional tersebut.
Peringatan ini sekaligus menjadi bentuk penghormatan atas kontribusinya dalam membangun prinsip-prinsip kemanusiaan yang masih dijunjung hingga saat ini. Selain itu, tanggal ini juga dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya solidaritas dan aksi kemanusiaan.
Cara Memperingatinya
Hari Palang Merah Sedunia dapat diperingati dengan berbagai cara sederhana, di antaranya:
- Mengikuti kegiatan donor darah di lembaga resmi
- Menjadi relawan atau mendukung kegiatan kemanusiaan
- Mengedukasi diri dan orang sekitar tentang prinsip Palang Merah
- Berpartisipasi dalam kampanye sosial atau kegiatan komunitas
- Membagikan pesan solidaritas dan kemanusiaan melalui media sosial
Melalui berbagai kegiatan tersebut, masyarakat dapat turut berkontribusi dalam menyebarkan nilai kemanusiaan yang menjadi inti dari gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah..
Simak juga Video 'Cak Imin Rapat dengan Abdul Kadir: Bahas Optimalisasi PMI':
(wia/zap)















































