Giliran Warga Pulomas Jaktim Tolak Lapangan Padel, Pasang Spanduk Protes

4 hours ago 2

Jakarta -

Warga RT 05 RW 13 Kelurahan Kayu Putih, Pulomas, Jakarta Timur, menolak keberadaan lapangan padel yang beroperasi di kawasan permukiman mereka. Warga memasang spanduk protes dan menuntut situasi lingkungan yang tenang.

Pantauan detikcom di RT 05 RW 13, Kelurahan Kayu Putih, Pulomas, Jakarta Timur, Sabtu (21/2/2026), spanduk-spanduk berwarna merah terbentang di pagar. Spanduk juga terpasang di beberapa ruas jalan di permukiman penduduk.

Tulisan pada spanduk itu di antaranya berbunyi 'Kami Menolak Lapangan Padel Berada Di Lingkungan RW 013'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami menuntut lingkungan kami kembali tenang dan damai," lanjut tulisan spanduk itu.

Di sekitar gang perumahan menuju lokasi lapangan padel terpantau tampak sepi. Sementara itu, aktivitas di lapangan padel sendiri tak terdengar ada suara.

Sementara parkiran kendaraan sekitar lapangan padel tampak sepi. Hanya terlihat satu mobil yang terparkir di depan gedung.

Warga Kelurahan Kayu Putih, Pulomas, Jaktim menolak lapangan padel.Suasana lapangan padel yang ditolak warga Kelurahan Kayu Putih, Pulomas, Jaktim, Sabtu (21/2) siang. (Foto: Brigitta Belia/detikcom)

Salah seorang warga yang ditemui di sekitar lokasi mengatakan kebisingan dirasakan sejak pagi hingga malam hari. Menurutnya, suara bola yang dipukul dan teriakan pemain cukup mengganggu waktu istirahat warga.

"Kalau siang mungkin masih bisa ditoleransi, tapi kalau sampai malam itu yang bikin terganggu. Apalagi ini dekat rumah-rumah kan, dan kendaraan yang ke sana banyak terus suka ngebut," ujarnya saat ditemui di lokasi.

Warga Cilandak Tolak Lapangan Padel

Penolakan lapangan padel ini juga terjadi di Jalan Haji Nawi, Cilandak, Jakarta Selatan. Warga protes karena lapangan padel ini menimbulkan kebisingan.

Warga telah melakukan mediasi dengan pengelola lapangan padel. Namun, warga mengaku masih belum puas terhadap hasil mediasi tersebut.

"Terkait mediasi kemarin, sejujurnya hasilnya belum sepenuhnya memuaskan bagi kami selaku warga terdampak," kata warga sekitar bernama Naufal (27) saat dihubungi, Sabtu (21/2).

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta lapangan tersebut diawasi dan akan diambil langkah tegas. Pramono mengatakan pihaknya juga akan memanggil pengelola dan stakeholder terkait lainnya.

"Jadi secara khusus saya sudah meminta kepada dinas terkait yang melakukan pengawasan di lapangan urusan padel ini," ujar Pramono kepada wartawan di Taman Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (20/2).

(bel/lir)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |