Chairul Tanjung Sebut Muhammadiyah Seperti CT Corp: Majunya Lebih Mudah

4 hours ago 5
Jakarta -

Founder and Chairman CT Corp, Chairul Tanjung (CT) memuji filosofi 'hidup hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah'. Menurutnya filosofi itu punya pesan kuat yang akan membawa organisasi Muhammadiyah lebih berkembang ke depannya.

Hal itu disampaikan CT saat menjadi pembicara dalam Pengkajian Ramadan 1447 H di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Kamis (26/2/2026). Dia menjadi pembicara dengan Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas membawakan materi dengan tajuk 'Pengalaman Pengembangan Kesejahteraan Ekonomi Umat'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

CT menyatakan Muhammadiyah adalah organisasi yang luar biasa secara tata kelola. Dia menggarisbaawahi berkat filosofi itu, orang ikhlas mengabdi di Muhammadiyah.

"Secara governance, ya, enggak ada lawan. Karena pengurus di Muhammadiyah ini tidak ada yang ibaratnya cari makan di Muhammadiyah. Jadi ini filosofi yang ditanamkan oleh pendiri Muhammadiyah itu luar biasa," kata CT saat berbicara di depan hadirin.

Namun, CT melihat modernisasi menjadi pekerjaan rumah bagi Muhammadiyah untuk berkembang di era saat ini. Menurutnya, Muhammadiyah bisa jadi organisasi terkemuka dengan melakukan modernisasi dan lebih terbuka.

"Ya, cuma perlu satu tentu modernisasi, yang kedua harus lebih terbuka, ya, agar Muhammadiyah ini bisa jadi nomor satu di dunia bukan nomor empat. Muhammadiyah ini bisa jadi simbolnya umat untuk kemajuan," jelasnya.

CT berpendapat, Muhammadiyah punya tata kelola tersentralisasi. Untuk itu menurutnya modernisasi di organisasi adalah perkara mudah.

"(Kalau Nahdlatul Ulama) Membantunya harus pesantren by pesantren. Ada yayasan, alhamdulillah ada yayasan yang di bawahnya sudah bisa bikin rumah sakit, di ini rumah sakitnya sudah bagus di Surabaya, sudah bisa bikin Unusa, sudah punya Fakultas Kedokteran," katanya

"Muhammadiyah ini enak, bicara sama satu di atas selesai semua ke bawah. Gitu. Iya, karena sentralisasi. Jadi ini ibaratnya Bapak-Ibu sekalian, Muhammadiyah ini seperti CT Corp. Ya. Nah, kalau CT Corp apa kata CT, jadi tuh barang. Muhammadiyah apa kata Prof Haedar, jadi tuh barang. Gitu, kira-kira begitulah. Gitu ya, majunya lebih mudah, lebih gampang," jelasnya.

(tsy/isa)


Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |