Britania Raya Terancam Bubar! Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara Tuntut Merdeka

4 hours ago 3

loading...

Partai-partai nasionalis di Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara kompak menuntut merdeka dari Britania Raya. Mereka tak ingin bersama Inggris lagi. Foto/NWEGEO

LONDON - Para pemimpin partai nasionalis utama di Skotlandia, Irlandia Utara, dan Wales kompak menyuarakan tuntutan kemerdekaan dari Britania Raya atau United Kingdom (UK). Tuntutan ini membuat UK terancam bubar, yang artinya ketiga wilayah itu tidak akan bersama Inggris lagi.

Ketiganya juga melihat masa depan masing-masing sebagai negara yang berada di dalam Uni Eropa.

Baca Juga: Putin Ungkap Rusia yang Menolong AS Merdeka dari Inggris

Para pemimpin partai tersebut telah menggelar pertemuan langka di ibu kota Wales pada Senin waktu setempat. Itu berlangsung hanya beberapa hari setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ikut berkomentar mengenai isu tersebut. Trump mengatakan dirinya akan mendukung penyatuan Irlandia.

"Komentar Trump menunjukkan bahwa perdebatan mengenai persatuan masih sangat hidup," kata Michelle O’Neill, Menteri Pertama Irlandia Utara sekaligus Wakil Presiden Sinn Fein, bersama para pemimpin partai lainnya ketika mereka mengumumkan penandatanganan sebuah nota kesepahaman.

Ketiga partai tersebut—Partai Nasional Skotlandia di Skotlandia, Plaid Cymru di Wales, dan Sinn Fein yang mendukung persatuan Irlandia—sama-sama menginginkan wilayah mereka keluar dari Britania Raya.

“Bangsa-bangsa kami memiliki hak untuk menentukan nasib sendiri. Tidak ada pemerintah Inggris yang berhak menghalangi demokrasi atau merusak prinsip bahwa rakyat kami sendiri yang akan menentukan masa depan mereka,” demikian isi kesepakatan tersebut.

John Swinney dari Partai Nasional Skotlandia, Rhun ap Iorwerth dari Plaid Cymru di Wales, serta Mary Lou McDonald dan Michelle O’Neill dari Sinn Féin bertemu dalam kapasitas mereka sebagai pemimpin partai, bukan sebagai pejabat pemerintahan masing-masing.

Seperti O’Neill yang menjabat sebagai Menteri Pertama Irlandia Utara, Iorwerth dan Swinney juga menjabat sebagai menteri pertama di wilayah masing-masing.

Saat mengumumkan kesepakatan tersebut, Swinney mengatakan, "Ketiga partai benar-benar bersatu dalam prinsip hak untuk menentukan nasib sendiri."

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |