Bocah Depok Lomba Lari Berakhir Ribut, Para Ortu Dimediasi Polisi

1 day ago 4
Kota Depok -

Sebuah video memperlihatkan aksi cekcok orang tua (ortu) di Cimanggis, Depok, viral di media sosial (medsos). Keributan itu disebut bermula dari lomba lari para remaja.

Dari video yang dilihat detikcom, terlihat salah satu remaja yang dikerumuni warga. Salah satu ortu dari remaja menyebut bahwa remaja tersebut melakukan kekerasan terhadap anaknya.

"Lu ngapain sih F?" ujar perekam video.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pulang aja! Pulang!" ujar warga.

"Ngapain pulang? Dia udah mukulin anak saya," ujar perekam video lagi.

Dalam video viral, dinarasikan pelaku kekerasan lomba lari remaja merupakan anak polisi Polsek Cimanggis memastikan informasi tersebut tidak benar (hoax).

Salah satu ortu tak terima anaknya mendapat kekerasan usai lomba lari. Ortu remaja mengaku takut melapor polisi karena menduga ortu diduga pelaku merupakan anak polisi.

Sementara, Kapolsek Cimanggis Kompol Jupriono mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (25/2) pukul 21.00 WIB di Curug, Cimanggis, Depok. Dari rekaman CCTV, terjadi kesalahpahaman para ortu usai perselisihan remaja yang melakukan lomba lari.

"Sekelompok anak-anak tersebut melakukan kegiatan lomba lari. Dan dari kegiatan anak-anak tersebut ada kejadian yang tak terduga terekam di kamera CCTV salah satu warga," ujar Kompol Jupriono dalam keterangannya," Jumat (27/2/2026).

Jupriono menyampaikan adanya narasi pihak ortu yang perselisihan dilakukan oleh anak polisi sehingga takut melapor kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

"Berdasarkan video yang beredar di medsos, ada narasi yang menyebutkan bahwa ada salah satu anak polisi yang melakukan hal yang tak terduga tersebut. Sehingga orang tuanya takut melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian," jelasnya.

Polisi kemudian melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP). Saat ditelusuri, tidak ada anak polisi yang terlibat dalam kesalahpahaman pihak ortu terkait kejadian itu.

"Namun setelah dilakukan pulbaket/cek TKP dan penelususan oleh Polsek Cimanggis, bahwa tidak ada anak satupun dari pihak polisi dari kelompok anak-anak yang melakukan kegiatan lomba lari yang mengakibatkan terjadinya kesalahpahaman antara orang tua anak-anak," tuturnya.

Jupriono menyebut permasalahan tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan oleh orang tua dari masing-masing anak-anak. Serta dibuatkan surat pernyataan bersama dan dibuat video testimoni permintaan maaf atas beredarnya video tersebut.

"Saya minta maaf karena saya sudah membuat statement anak polisi. Saya meminta maaf untuk anak polisi seluruh Indonesia. Tidak bermaksud untuk apa-apa," ujar salah satu ortu.

(dvp/jbr)


Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |