Begini Cara Pasukan Khusus Israel Culik Bos Keamanan Hamas di Kota Gaza

4 hours ago 4

loading...

Moen al-Arabid, kepala keamanan internal Hamas yang diculik pasukan khusus di rumahnya di Kota Gaza. Foto/Times of Israel

GAZA - Pasukan khusus Israel telah menculik seorang pejabat senior keamanan Hamas dari rumahnya di wilayah barat Kota Gaza pada Selasa lalu. Operasi yang diwarnai baku tembak itu menewaskan istri bos keamanan Hamas dan juga melukai putranya.

Moen al-Arabid, kepala keamanan internal Hamas di Jalur Gaza, diculik setelah unit pasukan khusus Israel memasuki kawasan dekat Katiba di barat Kota Gaza. Demikian disampaikan sumber Hamas yang berbicara kepada The New Arab (TNA) dengan syarat anonim, Jumat (4/9/2026).

Baca Juga: Netanyahu: Saya Yakin Israel Bisa Gulingkan Rezim Iran!

Sumber tersebut mengatakan pasukan Israel yang mengenakan pakaian sipil dan menggunakan dua kendaraan, termasuk sebuah bus putih, memasuki kawasan padat penduduk sebelum keberadaan mereka diketahui dan terlibat baku tembak dengan para milisi Palestina.

Drone-drone Israel kemudian melancarkan beberapa serangan di sekitar kawasan tersebut. Menurut sumber itu, serangan udara digunakan untuk memberikan perlindungan bagi pasukan Israel selama operasi berlangsung.

Menurut sumber tersebut, al-Arabid dan istrinya, Samah al-Khalidi-al-Arabid, menghadapi pasukan Israel di dalam rumah mereka.

Samah tewas dalam konfrontasi tersebut, sementara putra mereka, Obaida, terluka. Sumber itu mengatakan Obaida dijadwalkan merayakan pertunangannya pada Rabu.

Pasukan Israel kemudian menangkap al-Arabid dan membawanya keluar dari kawasan tersebut dalam kondisi terluka.

Sumber Hamas itu menggambarkan operasi Israel tersebut sebagai penculikan, bukan upaya untuk membunuh al-Arabid, dengan mengatakan bahwa pasukan Israel memasuki kawasan tersebut secara khusus untuk menangkapnya hidup-hidup.

Sebuah video memperlihatkan al-Arabid merangkak di tanah ketika berusaha mencari perlindungan. Sebuah bus Israel kemudian mendekat dan beberapa proyektil dilemparkan ke arahnya.

Sumber Hamas mengatakan proyektil tersebut merupakan granat kejut, bukan granat ofensif. Senjata itu disebut digunakan untuk mengalihkan perhatian pria yang terluka itu dan mencegahnya mencari perlindungan, sehingga memudahkan penangkapannya.

Media Israel kemudian menerbitkan sebuah foto yang diklaim memperlihatkan al-Arabid setelah ditangkap. Foto tersebut menunjukkan seorang pria yang tangannya diborgol dan tampak mengalami luka.

Sementara itu, sumber-sumber Palestina juga mengatakan sebuah kendaraan yang berusaha meninggalkan kawasan tersebut menuju Kota Gaza bagian timur diserang sekitar 200 meter dari lokasi operasi, sehingga menimbulkan korban tambahan, termasuk anak-anak.

Video dan foto yang beredar di media sosial memperlihatkan kerusakan di sekitar rumah al-Arabid, termasuk sebuah bus putih dengan kaca rusak dan apa yang tampak seperti bekas peluru.

Israel Konfirmasi Penangkapan al-Arabid

Pejabat Israel mengonfirmasi bahwa al-Arabid telah ditangkap dalam sebuah operasi di Kota Gaza.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan dalam pernyataan yang disiarkan televisi bahwa pasukan Israel terus menjalankan operasi di Kota Gaza dan baru-baru ini menangkap seorang pejabat senior Hamas.

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |