Banjir di Jalan Kampung Bulak Barat, Cipayung, Depok, yang berkepanjangan hingga bertahun-tahun kini telah surut. Kini akses jalan tersebut sudah bisa dilewati.
Diketahui, banjir sudah merendam kawasan itu sekitar 4 tahun. Kampung Bulak Barat berlokasi di dekat tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) Cipayung. Banjir karena aliran kali tertutup longsoran sampah dari TPA Cipayung
Pantauan detikcom di lokasi, Rabu (19/8/2026) terlihat kondisi jalan sudah terlihat. Beberapa hari sebelumnya akses jalan masih tertutup karena lumpur yang tebal di lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tampak kendaraan roda empat juga mulai melintasi akses jalan tersebut. Kondisinya memang masih terdapat genangan sehingga pengendara perlu berhati-hati.
Di akses jalan ini juga dipasangi bambu atau pagar agar pengendara berhati-hati. Petugas proyek juga alat berat masih di lokasi. Perbaikan jalan juga normalisasi sungai masih dilakukan.
Ketua RT 04 RW 08 Bulak Barat, Effendi mengaku senang jalan tersebut bisa dilalui. Akses jalan bisa dilalui sejak Jumat (14/8).
Banjir 4 Tahun Dekat TPA Cipayung Depok Surut, Jalan Bisa Dilintasi Warga (Foto: Devi Puspitasari/detikcom)
"Alhamdulillah jalan udah bisa dilalui kendaraan roda dua atau roda empat. Sudah bisa melintas dari Jumat," ujar Effendi kepada detikcom, Rabu (19/8).
Dia mengatakan banjir surut setelah adanya normalisasi sungai. Warga Bulak Barat merasa bersyukur atas hal tersebut agar jalan yang tertutup banjir berbulan-bulan itu bisa dilewati kembali.
"Iya surut semenjak normalisasi sungai. Saya bersyukur sekali adanya normalisasi kali agar dua kelurahan antara Cipayung dan Kelurahan Pasir Putih jalan tidak terputus. Supaya masyarakat bisa melewati seperti biasa," ucapnya.
Bakal Dibangun Jembatan Baru
Banjir di Jalan Kampung Bulak Barat, Cipayung, Depok, yang tak surut selama berbulan-bulan ini sempat membuat wilayah tersebut bak 'kampung mati'. Wali Kota (Walkot) Depok Supian Suri mengatakan, untuk jangka pendek, di lokasi tersebut akan dibangun jembatan.
Supian awalnya meminta maaf terkait banjir yang dirasakan warga Kampung Bulak Barat. Dia mengatakan banjir yang telah bertahun-tahun tersebut diatasi dengan persoalan sampah terlebih dulu.
"Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada warga Kampung Benda yang beberapa kali sering ngerasain kebanjiran. Masalah ini sudah bertahun-tahun, jadi pertama saya harus menyelesaikan masalah sampah utamanya dulu," ujar Supian seperti dilihat di Instagram resminya, @bangsupians, Senin (11/5).
Dia mengatakan, pada awal 2028, sampah akan dikelola menjadi energi listrik. Dalam jangka pendek mengatasi banjir tersebut, Pemkot Depok akan mengeruk sungai dan merevitalisasi jembatan.
Simak juga Video: Pemkot Depok Buka Suara Terkait Banjir Berbulan-bulan di Cipayung
(yld/jbr)

















































