1 JPO Dekat tapi Tak Tersambung di Rasuna Dibongkar, Target Selesai 3 Pekan

2 weeks ago 11

Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan membongkar salah satu jembatan penyeberangan orang (JPO) yang viral karena berdekatan tapi tidak terhubung di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Pramono mengatakan pembongkaran segera dilakukan usai pelaporan ke BPAD (Badan Aset Daerah).

"Yang pertama untuk pembongkarannya, karena ini merupakan aset Pemerintah DKI Jakarta, tentunya asetnya harus tercatat lebih dulu untuk di BPAD (Badan Aset Daerah), kemudian kita akan segera melakukan (pembongkaran)," kata Pramono Anung di Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (9/8/2026).

Kadis Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, mengatakan proses pembongkaran membutuhkan waktu sekitar dua sampai tiga pekan. Proyek pembongkaran ditargetkan selesai paling lambat di bulan Oktober.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nah, nanti setelah kami sampaikan ke BPAD, dari BPAD akan melelang, Pak. Nah, kalau pembongkaran, saya lihat sih tidak begitu lama, mungkin sekitar 2-3 minggu, 2-3 minggu selesai. Jadi setelah BPAD melakukan lelang dan selesai, 2-3 minggu selesai," kata Heru saat ditanya Pramono.

"Jadi artinya bulan September, paling lambat Oktober selesai," timpal Pramono.

Proses pembongkaran satu JPO tersebut akan dilakukan di malam hari. Pramono memastikan pembongkaran tidak akan mengganggu jalannya lalu lintas.

"Tapi nggak akan ganggu lalu lintas lah, yang kemarin potong monorel aja alhamdulillah lalu lintas juga tidak terganggu," ujar Pramono.

Pramono mengatakan alasan pembongkaran salah satu JPO tersebut ialah karena tidak ramah untuk disabilitas. Nantinya, hanya akan ada satu JPO yang terhubung dengan LRT yang akan digunakan sepenuhnya.

"Alasannya adalah karena yang satu itu betul-betul tidak ramah terhadap disabilitas. Sehingga kalau kita sambungkan, ada beda tinggi yang cukup tinggi sehingga itu menyebabkan masyarakat yang menyandang disabilitas tidak bisa memanfaatkan lokasi atau tempat tersebut," kata Pramono.

JPO yang akan dibongkar ialah JPO lama. Pramono mengatakan pihaknya juga akan memperbaiki satu JPO di lokasi yang tidak termasuk dalam rencana pembongkaran.

"Maka kami akan membongkar yang lama, kemudian hanya ada satu yang baru. Dan yang baru nanti sepenuhnya maintenancenya kita perbaiki, kita permudah, termasuk lift dan sebagainya yang sudah ada kita lakukan pengecekan," pungkas Pramono.

Simak juga Video: Netizen Ngeluh 2 JPO Rasuna Deketan tapi Gak Nyambung, Pramono Janji Ini

(mib/ygs)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |