LANNY JAYA - Enam ibu dan tiga anak mendatangi Pos Titik Kuat (TK) Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, dengan keluhan kesehatan. Tanpa menunggu lama, prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/Satya Wira Yudha (SWY) Koops TNI Habema langsung turun tangan memberikan pengobatan gratis, Senin (20/7/2026).
Kedatangan warga tersebut menjadi gambaran nyata kedekatan antara prajurit TNI dan masyarakat di wilayah penugasan. Berbagai keluhan disampaikan warga, mulai dari sakit pinggang, sakit gigi, hingga luka pada bagian kaki.
Merespons kondisi tersebut, Komandan Pos TK Kuyawage, Lettu Inf Arya Sayaka, S.Tr.(Han), segera mengarahkan tim kesehatan Satgas untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan medis.
“Kehadiran kami di tanah Papua bukan sekadar untuk menjaga keamanan, tetapi juga harus membawa dampak positif dan manfaat nyata bagi warga sekitar. Begitu masyarakat datang meminta pertolongan medis, prioritas utama kami adalah segera membantu mereka. Pintu pos kami akan selalu terbuka untuk rakyat, ” tegas Arya.
Tim medis yang dipimpin Dokter Satgas, Kapten Ckm Yohanes Batista, bersama empat personel lainnya, yakni Sertu Yarianus Rangga, Serda Ihlas, Pratu Nanda, dan Pratu Almus Pebriansyah, kemudian melakukan pemeriksaan serta tindakan medis terhadap warga.
Kapten Yohanes mengatakan, kepedulian terhadap masyarakat menjadi bagian dari pengabdian prajurit di wilayah penugasan.
“Melihat ibu-ibu dan anak-anak menahan sakit, sudah menjadi kewajiban kami untuk membantu memberikan penanganan terbaik agar mereka dapat segera pulih dan kembali beraktivitas dengan nyaman, ” ujar Yohanes.
Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., mengapresiasi kesigapan personel Pos TK Kuyawage dalam membantu warga yang membutuhkan pertolongan.
“Saya sangat mengapresiasi kesigapan dan kepedulian personel TK Kuyawage. Kegiatan humanis ini merupakan representasi pengabdian TNI kepada negara dan rakyat. Kami hadir untuk menjadi solusi atas kesulitan yang dihadapi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, ” kata Dedi.
Menurutnya, kehadiran prajurit di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas pengamanan wilayah, tetapi juga membangun hubungan emosional dan kepercayaan bersama warga.
Kegiatan pengobatan gratis tersebut berlangsung aman dan lancar. Kehadiran Satgas Yonif 742/SWY di Kuyawage kembali menunjukkan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tumbuh dari kepedulian nyata, termasuk ketika warga datang membawa keluhan dan prajurit sigap hadir memberikan pertolongan.
(PERS)


















































