POGI Makassar Gelar Program Merdeka Stunting di Jeneponto, Kadinkes Syusanty Tekankan Pelayanan Maksimal pada Ibu Hamil

1 day ago 8

JENEPONTO, SULSEL - Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Cabang Makassar bekerja sama dengan PT. Pegadaian (Persero) menggelar kegiatan Gerakan Program “Merdek Stunting", bertempat di Klinik Apotek Dhani, JIn Lanto Dg Pasewang, Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan pada Sabtu (29/8/2026).

Kegitan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia ini mengusung tema "Dari Ibu Hamil Semua Jadi Penting” yang bertujuan mendukung upaya percepatan pencegahan danpenurunan angka stunting. 

Pada kesempatan ini hadir Pimpinan dan jajaran POGI Cabang Makassar, Prof. Dr, dr. Syahrul Rauf SPOG, subsp onk, Pimpinan dan jajaran PT. Pegadaian, Kepada Dinas Kesehatan (Kadinkes) Jeneponto, Dr. Hj Syusanty A. Mansyur, para dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, para Tenaga Kesehatan, Kader, serta tamu undangan lainnya.

Kehadiran seluruh unsur tersebut sebagai bentuk sinergi dan komitmen bersama dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada ibu dan anak serta mendukung upaya pencegahan stunting sejak masa kehamilan.

Dalam sambutannya, Kadinkes Jeneponto, Dr. Hj. Syusanty menyampaikan bahwa stunting bukan hanya persoalan tinggi badan anak. Akan tetapi, stunting merupakan gambaran dari persoalan yang lebih luas, mulai dari kesehatan dan gizi ibu sebelum dan selama kehamilan,  

Selain itu, memperhatikan kondisi bayi saat lahir, pemberian ASI dan makanan bergizi, pola asuh, hingga lingkungan tempat anak tumbuh dan berkembang.

Olehnya itu, kata dia, upaya pencegahan stunting harus dimulai sedini mungkin, bahkan sebelum seorang anak dilahirkan.

"Tema bertajuk “Dari Ibu Hamil Semua Jadi Penting” ini menjadi sangat relevan, " katanya. 

Menurut Syusanty, setiap ibu hamil adalah penting, setiap kehamilan harus mendapatkan perhatian, setiap risiko harus ditemukan sedini mungkin, dan setiap ibu harus mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

"Kita harus memastikan bahwa tidak ada ibu hamil yang berisiko yang luput dari perhatian, tidak ada ibu yang kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan, dan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, " tegasnya.

Ia menekankan bahwa percepatan penurunan stunting bukanlah pekerjaan satu sektor saja. Melainkan menjadi tanggung jawab bersama, baik Dinas Kesehatan, Puskesmas, rumah sakit, dokter, bidan, kader Posyandu, pemerintah kecamatan, Desa/Kelurahan, dunia usaha, organisasi profesi, perguruan tinggi, serta seluruh elemen masyarakat harus bergerak bersama.

"Saya berharap kegiatan kolaborasi seperti ini dapat terus dilaksanakan dan diperluas di Kabupaten Jeneponto, khususnya dalam menjangkau ibu hamil yang berada di wilayah dengan akses pelayanan kesehatan yang masih membutuhkan penguatan, " tekannya.

Syusanty juga mengajak membangun komitmen bersama bahwa pencegahan stunting dimulai dari ibu yang sehat, kehamilan yang sehat, persalinan yang aman, bayi yang sehat, dan pola asuh serta pemenuhan gizi yang baik.

"Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pemeriksaan hari ini saja. Ibu-ibu hamil yang ditemukan memiliki faktor risiko harus mendapatkan tindak lanjut yang jelas dan berkesinambungan melalui fasilitas pelayanan kesehatan, mulai dari Puskesmas hingga rumah sakit apabila diperlukan, " harapnya. 

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan pemeriksaan bagi ibu hamil yang berisiko hari ini merupakan langkah yang sangat strategis. Melalui pemeriksaan yang komprehensif agar dapat mendeteksi secara dini berbagai faktor risiko pada ibu dan janin sehingga dapat dilakukan pencegahan, pengobatan, pemantauan, maupun rujukan secara tepat dan cepat.

'Kepada para ibu hamil yang hadir, saya berpesan, jangan ragu untuk memeriksakan kehamilan secara rutin, jangan menunda. Sampaikan kepada tenaga kesehatan apabila memiliki keluhan atau riwayat penyakit tertentu,  sebab menjaga kesehatan ibu berarti menjaga masa depan anak, " pesannya.

Melalui kegian ini, Pemerintah Kabupaten Jeneponto, POGI Cabang Makassar, Pegadaian, tenaga kesehatan, dan seluruh masyarakat, diharapkan mampu mempercepat penurunan stunting dan mewujudkan generasi Jeneponto yang sehat, cerdas, produktif, dan berkualitas.

Semoga kegiatan Gerakan Merdeka Stunting “Dari Ibu Hamil Semua Jadi Penting”memberikan manfaat nyata bagi para ibu, bayi, keluarga, dan masyarakat Kabupaten Jeneponto. (**) 

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |