Jakarta -
Warga Sukabumi, Jawa Barat (Jabar) berhamburan keluar rumah saat gempa berkekuatan magnitudo (M) 5,4 terjadi. Warga yang merasakan getaran juga sempat berteriak gempa.
Dilansir detikJabar, warga Jalan Sriwidari, Kecamatan Gunungpuyuh, bernama Turangga mengaku terbangun saat gempa terjadi. Dia dan beberapa penghuni kost langsung lari ke luar.
"Saya lagi tiduran di kasur tiba-tiba terasa getaran. Langsung bangun dari kasur untuk keluar pintu. Beberapa orang di kosan sempat keluar tapi nggak lama. Ada yang teriak gempa," kata Turangga kepada detikJabar, Jumat (13/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan saat gempa terjadi, beberapa orang di tempatnya sudah bangun. Gempa terjadi saat sebagian warga sedang bersiap untuk sahur.
"Di jam sahur kebetulan beberapa orang juga sudah pada bangun jadi sadar gempa," ujarnya.
Sementara itu, warga Cianjur dibuat panik gegara gempa tersebut. Warga juga sempat berhamburan keluar rumah gegara gempa yang terasa kuat hingga kawasan perkotaan tersebut.
Mang Dea (60), warga Kecamatan Sindangbarang, mengatakan gempa sangat terasa di pesisir pantai selatan Cianjur.
"Ada sekitar 5 detik guncangannya. Warga yang bersiap sahur langsung berhamburan keluar rumah," kata dia, Jumat (14/3/2026).
Warga berangsur kembali ke dalam rumah setelah memastikan tidak ada gempa susulan dan tak ada potensi tsunami.
"Setelah dirasa aman, semua kembali ke rumah untuk masak mempersiapkan sahur," ungkapnya.
Sementara itu, hingga saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi melalui grup Media Center belum menerima laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut.
Melalui akun X nya, BMKG melaporkan gempa terjadi pada Jumat (13/3/2026) pukul 02.18 WIB. Gempa berada pada 115 Km Barat Daya, Sukabumi, Jabar.
"Gempa Mag:5,4," tulis BMKG.
Baca selengkapnya di sini.
(dek/dek)

















































