Usai Safari Ramadan, Saan Mustopa Genjot Konsolidasi Dapil Jabar 8

8 hours ago 4

Jakarta -

Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa menutup rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan konsolidasi politik di Daerah Pemilihan (Dapil) 8 Jawa Barat yang meliputi Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Indramayu. Dalam arahannya kepada jajaran struktur partai, Saan menekankan pentingnya mempersiapkan momentum politik menuju 2029 secara serius dan terukur.

Wakil Ketua Umum Partai NasDem ini menyampaikan bahwa kemenangan politik tidak bisa diraih secara instan, melainkan melalui proses persiapan yang matang dan kesiapan yang kuat. Saan menggunakan analogi fisika untuk menjelaskan makna momentum dalam politik. Dalam ilmu fisika, momentum merupakan perkalian antara massa dan kecepatan. Dalam politik, menurutnya, momentum adalah pertemuan antara persiapan dan kesiapan.

"Momentum politik adalah perkalian antara persiapan yang kita miliki dengan kesiapan kita. Kalau kesiapan kita nol, maka momentum itu tidak akan pernah terjadi," ujar Saan, dalam keterangan tertulis, Minggu (22/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan bahwa persiapan utama tidak hanya berkaitan dengan strategi maupun perencanaan teknis, tetapi juga menyangkut mentalitas. Tanpa kesiapan mental, kemenangan politik akan sulit dicapai.

"Apa itu mental pemenang? Mental yang penuh optimisme, mental yang ditandai tekad yang kuat. Kita harus punya ambisi dan keinginan yang tinggi. Karena kalau ada kemauan, pasti ada jalan," ujarnya.

Lebih lanjut, Saan menyoroti perkembangan politik di Dapil 8 yang dinilainya menunjukkan tren positif, baik dalam capaian legislatif maupun eksekutif. Meski demikian, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak berhenti sebagai angka statistik semata.

"Hasil yang sudah kita capai harus terus tumbuh dan meningkat. Tidak boleh stagnan," tambahnya.

Untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan, Saan menegaskan pentingnya penguatan struktur partai hingga ke tingkat paling bawah. Menurutnya, struktur merupakan akar utama yang menentukan kekuatan dan keberlangsungan pergerakan partai.

"Struktur harus menjelma menjadi mesin yang terus bergerak. Struktur adalah ujung tombak dalam pergerakan partai. Konsolidasi tidak boleh berhenti di tingkat atas, tetapi harus berjalan sampai ke tingkat bawah," tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa struktur yang kuat tidak cukup hanya tercatat secara administratif. Eksistensi dan peran mereka harus diakui serta diberi ruang kebanggaan agar benar-benar hidup sebagai kekuatan riil partai.

"Berikan kebanggaan kepada seluruh jajaran struktural dan fungsionaris. Ketika mereka merasa diakui, mereka akan bergerak dengan energi yang berbeda," ujarnya.

Menurut Saan, konsolidasi politik harus diterjemahkan menjadi kekuatan organisasi yang solid dan berkesinambungan. Ia meyakini, apabila mental pemenang, struktur yang kokoh, serta konsolidasi yang konsisten berjalan beriringan, maka target politik 2029 bukan sekadar harapan.

Momentum tersebut, kata Saan, merupakan keniscayaan politik yang dapat dicapai melalui kerja bersama dan persiapan yang matang sejak dini.

Lihat juga Video: Menjaga Hati di Era Media Sosial

(akn/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |