Sebuah video memperlihatkan aksi seorang pria yang nemplok dan bergelantungan di kap mobil di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat (Jakbar), viral di media sosial. Keributan dibalik kejadian tersebut diduga dipicu masalah keluarga.
Dirangkum detikcom, Minggu (3/5/2026), berdasarkan video yang dilihat detikcom dalam video viral yang beredar, pria yang viral bergelantungan di bagian kap mobil tampak mengenakan baju berwarna hitam dan celana pendek. Pria itu bergelantungan sambil memegangi ponselnya.
"Maling," bunyi suara teriakan di video tersebut.
Saat mobil berhenti, kondisi itu tampak mengakibatkan lalu lintas di sekitar lokasi macet. Bunyi klakson bersahutan dalam video tersebut.
Polisi Selidiki
Polisi membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyelidiki kejadian tersebut. Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan, mengatakan pihaknya sudah melakukan pengumpulan keterangan untuk mencari saksi-saksi yang melihat kejadian tersebut.
Dia mengatakan orang dalam video viral itu sudah tidak ada di lokasi kejadian saat pengecekan dilakukan.
"Saat diketahui yang bersangkutan sudah tidak di TKP. Kami juga masih mencari orang tersebut dan laporan," ujar AKP Alexander.
"Yang berkonflik sama-sama sudah tidak di TKP, sementara anggota masih konfirmasi pihak Taman Anggrek yang melihat," imbuhnya.
Polisi Periksa Saksi
olisi mengatakan belum ada laporan polisi (LP) terkait aksi seorang pria nemplok bergelantungan di kap mobil di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, yang viral di media sosial. Polisi mengatakan peristiwa viral itu terjadi pada Jumat sore.
"Menurut keterangan yang kami dapatkan dari saksi-saksi di sekitar lokasi yang melihat kejadian tersebut, kejadian itu terjadi hari Jumat, 1 Mei 2026, sekira pukul 14.30 WIB," kata Kapolsek Grogol Petamburan, AKP Reza Aditya, kepada wartawan, Sabtu (2/5/2026).
Diduga Masalah Keluarga
Reza mengatakan sekuriti di kawasan tersebut sudah mengarahkan untuk dilakukan mediasi antara pria berbaju hitam yang nemplok ke mobil dan pengemudi di dalam mobil tersebut. Ribut-ribut itu juga sudah coba dilerai.
"Pada saat kejadian tersebut, sekuriti kawasan setempat sempat mengarahkan ke lobi Mal Taman Anggrek untuk dimediasikan," ujarnya.
Reza mengatakan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, ribut-ribut kejadian tersebut diduga dipicu masalah keluarga. Ia mengatakan mobil tersebut langsung melaju ke arah Kemanggisan tanpa memberikan keterangan.
"Tetapi, setelah bisa dilerai, mobil tersebut malah lanjut mengarah ke arah Kemanggisan tanpa memberikan keterangan apa pun, menurut keterangan saksi diduga karena masalah keluarga," ucapnya.
Polisi Siap Mediasi
Reza mengatakan pihaknya siap memfasilitasi proses mediasi jika diperlukan. Dia menyebut partisipasi dan pelaporan masyarakat terhadap suatu peristiwa sangat diperlukan untuk menjaga ketertiban dan keamanan bersama.
"Jika memang ada permasalahan, alangkah baiknya diselesaikan secara baik-baik. Jika membutuhkan tempat atau pihak untuk mediasi, kami siap membantu," ujar Reza.
"Dan jika masyarakat ingin melaporkan sesuatu, dapat menghubungi layanan kepolisian di call center Polri 110 yang selalu aktif 24 jam dan bebas biaya. Nanti petugas kepolisian terdekat akan segera merespons panggilan tersebut," tambahnya.
(yld/yld)

















































