Taman Kota Cawang Jadi Sarang Asusila, Pemkot Bikin 3 Langkah Pencegahan

11 hours ago 2
Jakarta -

Taman Kota Cawang di Jalan DI Panjaitan, Kebon Pala, Makasar, Jakarta Timur (Jaktim) kembali diduga jadi sarang asusila para pria. Pemerintah Kota (Pemkot) Jaktim membuat sejumlah langkah pencegahan.

Pemkot Jaktim memasang dua lampu tembak di kawasan Taman Kota Cawang sebagai langkah pencegahan terhadap dugaan praktik prostitusi.

"Dari teman-teman Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur akan menambah penerangan di Taman Kota Cawang dengan memasang dua lampu tembak," kata Camat Makasar, Dimas Prayudi, di Taman Kota Cawang, Sabtu (28/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Langkah tersebut diambil menyusul laporan dan perhatian masyarakat terkait penyalahgunaan fungsi taman pada malam hari. Penerangan dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menekan potensi kerawanan sosial atau aktivitas negatif lainnya di ruang terbuka hijau itu.

Dimas mengungkapkan pemasangan lampu tembak dilakukan untuk memastikan area taman terlihat jelas dari luar, terutama saat malam hari. Menurut dia, kurangnya pencahayaan sebelumnya diduga dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan aktivitas menyimpang.

"Penerangan kita tambah supaya aktivitas dalam taman bisa terlihat dari luar. Dengan dua lampu tembak ini, area yang sebelumnya gelap menjadi lebih terang," ujar Dimas.

Patroli Malam Diperkuat

Selain pemasangan lampu sorot, pencegahan juga diupayakan lewat penguatan patroli. Jajaran Satpol PP Jaktim dan tiga pilar akan menggencarkan patroli malam terpadu di Taman Kota Cawang.

Jajaran Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur bersama sejumlah personel lainnya menutup permanen dua titik akses masuk Taman Kota di kawasan Cawang, Kebon Pala, Makasar, Jakarta Timur, Jumat (27/2/2026)Jajaran Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur bersama sejumlah personel lainnya menutup permanen dua titik akses masuk Taman Kota di kawasan Cawang, Kebon Pala, Makasar, Jakarta Timur, Jumat (27/2/2026) (Foto: Siti Nurhaliza/Antara)

"Kita operasi dengan jajaran Satpol PP, lalu tiga pilar bersama Polsek setempat, Danramil, kegiatan dimulai pukul 21.00 WIB," kata Dimas.

Patroli malam dilakukan untuk mencegah dugaan penyalahgunaan Taman Kota Cawang yang berlokasi di Kelurahan Kebon Pala. Dia menjelaskan penanganan dilakukan secara kolaboratif bersama Suku Dinas (Sudin) Pertamanan dan Hutan Kota, jajaran kelurahan, serta unsur tiga pilar yang terdiri dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Menurut dia, lokasi tersebut memang telah beberapa kali disinyalir disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Selain patroli, Sudin Pertamanan Jakarta Timur juga akan menempatkan petugas di area taman untuk memantau langsung aktivitas masyarakat.

"Dari Sudin Pertamanan ada penempatan petugas di lokasi untuk melihat aktivitas masyarakat yang diduga terjadi penyalahgunaan," ucap Dimas.

Dia menekankan keberhasilan menjaga taman bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Dia berharap Taman Kota di Cawang itu dapat kembali menjadi ruang publik yang aman, nyaman, dan bermanfaat bagi warga sekitar.

Tutup 2 Akses

Sebelumnya, Pemkot Jaktim telah menutup permanen dua titik akses masuk Taman Kota di kawasan Cawang tersebut. Tak hanya itu, bagian pagar taman yang berbatasan dengan area tol juga turut menjadi perhatian.

Personel gabungan menemukan celah pada pagar yang kerap digunakan warga untuk masuk ke area taman secara tidak resmi.

Di taman kota tersebut, petugas menemukan sejumlah alat kontrasepsi dan botol sisa minuman keras (miras) di area Taman Kota Cawang. Meski belum dapat dipastikan konteks penggunaannya, temuan tersebut memperkuat dugaan adanya aktivitas yang tidak sesuai dengan fungsi ruang publik.

Tonton juga video "Aksi Keji Bapak di Gowa Cabuli Anak Tiri hingga Hamil 5 Bulan"

(jbr/jbr)


Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |